Dukung Penyaluran Bantuan, Kemendagri Imbau Daerah Terdampak Bencana Tetapkan Status Tanggap Darurat

Senin, 6 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengimbau pemerintah daerah (Pemda) yang daerahnya terdampak bencana untuk segera menetapkan status tanggap darurat bencana. Langkah ini penting agar pihak terkait seperti Badan Pangan Nasional (Bapanas) dapat menyalurkan berbagai bantuan pangan.

Diketahui, Provinsi Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah mengalami bencana banjir akibat tingginya curah hujan. Kedua daerah itu diimbau untuk mencontoh langkah Kabupaten Wajo yang telah lebih dulu menetapkan status tanggap darurat bencana ketika dilanda banjir.

“Kepada teman-teman kepala daerah, bila terjadi bencana apa pun yang mengakibatkan gangguan dari pasokan pangan, agar menetapkan status darurat bencananya segera, dan dapat menghubungi Badan Pangan Nasional,” jelasnya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Selain itu, Tomsi juga menekankan pentingnya membantu daerah-daerah yang mulai memasuki musim panas. Dirinya berharap, Kementerian Pertanian (Kementan) yang hadir dalam rapat tersebut dapat mengoptimalkan pompa air yang tersedia untuk membantu mengairi lahan. “Begitu [pompa] terpasang baik segera dioptimalkan maupun yang sudah terpasang supaya bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi,” terangnya.

Di lain sisi, dalam kesempatan itu, Tomsi juga menyoroti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Hal itu terutama terhadap komoditas yang pasokannya bergantung pada impor seperti bawang putih. Untuk mengatasi persoalan ini diperlukan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, hingga para importir.

Sebagai tambahan informasi, rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber di antaranya Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi II Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas Nyoto Suwignyo, serta Deputi III Bidang Perekonomian Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono.

Selain itu hadir pula narasumber dari kementerian dan lembaga lainnya yang terhubung secara daring. Mereka di antaranya perwakilan dari Kementan, Kementerian Perdagangan, Bulog, Satgas Pangan Polri, TNI, dan Kejaksaan Agung. Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh kepala daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Perkuat Penyaluran Bansos dengan Perluasan Agen Perlinsos
Mendagri Tito Lantik Edi Nurhabad, Pimpin Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP
Di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ketahanan Energi Nasional
Mendagri Dorong Percepatan Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan
Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penanganan TBC di Sidoarjo
Wamendagri Bima Arya: SP4N-LAPOR! Harus Jadi Kanal Efektif Perbaiki Pelayanan Publik
Eliminasi TBC, Wamendagri Wiyagus Dorong Penguatan Upaya hingga Daerah
Talenta Vokasi Indonesia Ukir Prestasi di WSC Shanghai 2026, Raih 9 Penghargaan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:34 WIB

Mendagri Perkuat Penyaluran Bansos dengan Perluasan Agen Perlinsos

Rabu, 30 September 2026 - 15:21 WIB

Mendagri Tito Lantik Edi Nurhabad, Pimpin Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP

Rabu, 30 September 2026 - 11:52 WIB

Di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 07:52 WIB

Mendagri Dorong Percepatan Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Rabu, 30 September 2026 - 07:44 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penanganan TBC di Sidoarjo

Berita Terbaru