Isi Khutbah Jumat di UWM, Mahfud MD Ajak Jamaah Berserah Diri kepada Allah

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jogja – Pelaksanaan Shalat Jumat di Religious Center Widya Nusantara, Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Jumat (30/1), berlangsung khidmat.
‎
Prof. Dr. Mahfud MD hadir sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, Ketua Yayasan Mataram Yogyakarta itu menekankan pentingnya sikap istikamah sebagai fondasi utama kepribadian seorang Muslim.
‎
“Janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim,” ujar Mahfud mengutip penggalan Surat Ali Imran ayat 102.
‎
Mahfud menjelaskan, makna “Muslim” tidak berhenti pada identitas formal.
‎
“Muslim itu bisa berarti identitas—KTP-nya Islam—sehingga ketika wafat, dia diperlakukan sesuai syariat,” katanya.
‎
Namun, ia menegaskan makna yang lebih dalam adalah penyerahan diri secara total kepada Allah.
‎
“Muslim dalam arti berserah diri akan wafat dengan ketenangan, karena yang dibawa bukan harta, melainkan amal dan kebaikan,” ujar Mahfud di hadapan jamaah.
‎
Menurut Mahfud, pertolongan Allah kelak diberikan kepada mereka yang hatinya bersih dan amalnya cukup. Pada saat hari perhitungan, kata dia, manusia tidak lagi bisa berharap pada pasangan, anak, keluarga, jabatan, ataupun kekayaan.
‎
“Di titik itu, tidak ada lagi yang bisa menolong. Itulah makna berserah diri yang sesungguhnya,” ucapnya.
‎
Dalam khutbah berikutnya, Mahfud menyoroti sikap istiqamah sebagai ciri sejati seorang Muslim.
‎
Ia menyebut istiqamah sebagai keteguhan pendirian, konsistensi, dan ketaatan dalam menjalankan kebaikan meski menghadapi godaan.
‎
“Bahkan Muslim yang shalatnya pas-pasan sekalipun, tetap memohon petunjuk kepada Allah sebanyak 17 kali,” katanya, merujuk Surat Al-Fatihah ayat 6: ihdinash-shirâthal-mustaqîm—bimbinglah kami ke jalan yang lurus.
‎
Ia menegaskan, Muslim yang istiqamah akan memiliki integritas moral yang kuat.
‎
“Muslim yang istiqamah tidak suka menipu, tidak berbohong, hidupnya tenang, tidak tersandera apa pun, tidak takut pada kemungkaran, dan berani melawannya,” tegas Menkopolhukam periode 2019–2024 itu.
‎
Di akhir khutbah, Mahfud mengajak jamaah membersihkan hati, menjaga kejujuran, dan meneguhkan istiqamah sebagai praktik nyata keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
‎
Shalat Jumat tersebut diikuti civitas akademika UWM dan masyarakat sekitar hingga selesai dengan khusyuk.

(waw)

Berita Terkait

250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi
GPM Soroti Sumbangan Komite MTsN 9 Sleman, Tekankan Prinsip Sukarela
Jelang WJNC 2026, Pawai Ekosistem Malioboro Semarakkan Kota Jogja
Sipotik Ungkap 700 Kasus Pengambilan Ganda Psikotropika di Sleman
UMY Corner Hadir di SMAN 1 Sedayu, Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan Lebih Luas
Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026
UMY dan MCUT Taiwan Teken MoA, Buka Peluang Kolaborasi Internasional
Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:42 WIB

GPM Soroti Sumbangan Komite MTsN 9 Sleman, Tekankan Prinsip Sukarela

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Jelang WJNC 2026, Pawai Ekosistem Malioboro Semarakkan Kota Jogja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Sipotik Ungkap 700 Kasus Pengambilan Ganda Psikotropika di Sleman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026

Berita Terbaru