Kemendagri Bentuk ASN Adaptif dan Inovatif melalui Latsar CPNS

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Afrijal Dahrin DJ menegaskan, Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendagri. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mendasar mengenai pelayanan pemerintahan, dinamika sosial kemasyarakatan, hingga pembangunan nasional dan daerah.

Menurut Afrijal, Latsar tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas teknis, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peserta melahirkan inovasi dan gagasan yang aplikatif dalam mendukung pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.

“Kalau kita kerucutkan kembali, ini memang kita harapkan lebih ke aspek di mana mereka mengembangkan inovasi, ide gagasan yang tentu implementatif juga dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam pekerjaan mereka saat ini,” katanya kepada awak media usai Upacara Api Semangat Bela Negara (ASBN) Pelatihan Dasar CPNS Kemendagri Gelombang I Tahun 2026 di Kantor BPSDM Kemendagri, Jakarta, Rabu (6/5/2026) malam.

Ia menjelaskan, Upacara ASBN mengandung makna simbolis sebagai representasi semangat dan cahaya pengabdian bagi ASN. Nilai tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa ASN memiliki peran sebagai penunjuk arah sekaligus penerang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Selain itu, api juga dimaknai sebagai simbol semangat yang harus terus menyala dalam diri ASN agar mampu menjadi penggerak pembangunan dan pelayan masyarakat yang berintegritas.

“Maka semangat nasionalisme, integritas, itu adalah nilai dasar yang memang harus ditanamkan kepada para peserta Latsar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Afrijal menuturkan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan tiga kompetensi utama yang wajib dimiliki ASN, yakni kompetensi teknis, manajerial, dan pemerintahan. Karena itu, pelaksanaan Latsar CPNS dirancang tidak hanya untuk memperkuat kemampuan teknis dan manajerial, tetapi juga menanamkan kompetensi pemerintahan sebagai landasan utama pengabdian ASN.

Ia menjelaskan, kompetensi pemerintahan mencakup pemahaman mengenai integritas, hubungan pemerintah pusat dan daerah, pelayanan publik, hingga etika pemerintahan.

“Nah dalam penjelasannya itu dijelaskan di Undang-Undang [Nomor] 23, kompetensi pemerintah itu terkait apa? Salah satunya terkait integritas, terkait hubungan antara pemerintah pusat dan daerah, terkait masalah pelayanan masyarakat, dan juga tidak kalah penting dalam terkait masalah etika pemerintah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan Kemendagri Budi Santosa menyampaikan, Kemendagri sebagai kementerian strategis membutuhkan dukungan ASN yang memiliki kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing. ASN juga dituntut mampu memahami berbagai persoalan, baik dalam lingkup mikro maupun makro.

Menurutnya, melalui Latsar, peserta diharapkan memahami bahwa profesi ASN bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara dalam mewujudkan cita-cita nasional.

“ASN harus tanggap ing sasmito. Dia harus peka terhadap lingkungan strategis di mana dia berada, di lingkungan kerja, lingkungan masyarakat, dan lingkungan berbangsa dan negara,” tandasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan
Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga
Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM
Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah
TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB