JABAROKENEWS.COM, Banten – Gubernur Banten Andra Soni resmi melepas kontingen Persatuan Gateball Indonesia (Pergatsi) Provinsi Banten yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026. Pelepasan tersebut berlangsung di Kantor Kerja Gubernur Banten, Jelupang, Kota Tangerang Selatan, Senin (19/10/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan sektor olahraga memiliki peran penting bagi masyarakat Banten, baik untuk meningkatkan kualitas hidup maupun sebagai ruang pembinaan prestasi.
”Pembangunan olahraga memiliki dua dimensi yang harus kita perkuat secara bersamaan. Pertama, olahraga sebagai sarana meningkatkan kesehatan, kebugaran, dan kualitas hidup. Kedua, sebagai ruang pembinaan prestasi yang melahirkan atlet-atlet unggul untuk berkompetisi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ujar Gubernur Andra Soni.
Pelepasan kontingen ini, lanjut Gubernur Andra Soni, merupakan wujud dukungan nyata dan kepercayaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kepada para atlet. Ia berharap kontingen Banten dapat menunjukkan kualitas terbaik dan membawa nama baik daerah di kancah nasional.
“Atas nama Pemprov Banten, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta jajaran pengurus Pergatsi yang telah melakukan persiapan matang. Jadikan pengalaman di kejurnas ini sebagai bekal untuk terus berkembang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Gubernur Andra Soni juga mendorong agar pengurus Pergatsi terus bersinergi dengan para pemangku kepentingan untuk memasyarakatkan olahraga gateball. “Sehingga ke depan, gateball bisa menjadi salah satu olahraga pilihan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pergatsi Provinsi Banten, M. Tranggono, dalam laporannya menjelaskan bahwa Kejurnas Gateball tahun ini akan diselenggarakan pada 19 hingga 24 Oktober 2026 di Lapangan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam ajang tersebut, Provinsi Banten mengirimkan 29 delegasi yang terdiri dari 25 atlet dan 4 ofisial.
“Keikutsertaan dalam kejurnas ini merupakan komitmen kami untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas atlet serta sistem pembinaan di Provinsi Banten,” kata Tranggono. (lsi)
Sumber : Adpim















