Mahasiswa Teknik Industri UWM Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis di Sleman

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABAROKENEWS.COM, Sleman – Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram (UWM) menggelar aksi berbagi takjil gratis di Jalan Tatabumi, Banyuraden, Sleman, Jumat (13/3/2026).
‎
‎Acara ini terselenggara dengan dukungan donasi dari alumni Teknik Industri UWM. Puluhan mahasiswa turun langsung ke jalan membagikan paket berbuka kepada pengguna jalan.
‎
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat yang memadukan semangat Ramadan dengan penerapan ilmu teknik industri.
‎
Dosen pendamping kegiatan, Intan Permatasari, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bersifat filantropi, tetapi juga menjadi ruang praktik bagi mahasiswa.
‎
“Kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang mampu memberikan solusi inovatif terhadap persoalan sosial,” kata Intan.
‎
Menurut dia, mahasiswa dilibatkan secara aktif menggunakan pendekatan Participatory Action Research mulai dari identifikasi masalah, perencanaan hingga evaluasi kegiatan.
‎
Ia menjelaskan, lokasi pembagian takjil dipilih karena Jalan Tatabumi Selatan merupakan jalur arteri yang padat menjelang waktu berbuka. Karena itu, mahasiswa menerapkan prinsip logistik kemanusiaan dan ergonomi lingkungan.
‎
“Kami membuat beberapa titik distribusi kecil untuk mencegah penumpukan kendaraan serta menempatkan relawan di posisi yang tetap terlihat oleh pengendara tanpa mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya.
‎
Selain itu, tim juga menyiapkan penanda visual sebagai langkah pengamanan bagi pengguna jalan.
‎
‎Aksi ini menyasar para komuter seperti pengemudi ojek daring, buruh, hingga pejalan kaki yang melintas. Paket takjil yang dibagikan pun dipesan dari pelaku UMKM di wilayah Banyuraden.
‎
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa keilmuan teknik industri dapat diterapkan dalam skala sederhana sekaligus memberikan manfaat sosial,” kata Intan.
‎
Ia menambahkan, ke depan program serupa akan dikembangkan dengan menggandeng pihak eksternal, termasuk aparat kepolisian, untuk memperluas dampak sosial kegiatan. (waw)

Berita Terkait

Wali Kota Yogyakarta Beli Helm Kustomfest Hasil Lelang Rp20 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Bantu Warga Lewat Bedah Rumah dan Pendidikan
Pemkab Sleman Perkuat Komitmen Cegah Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Radikalisme
Penumpang WNA KAI Daop 6 Capai 264.335 Orang, Tumbuh 7,8 Persen
250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi
GPM Soroti Sumbangan Komite MTsN 9 Sleman, Tekankan Prinsip Sukarela
Jelang WJNC 2026, Pawai Ekosistem Malioboro Semarakkan Kota Jogja
Sipotik Ungkap 700 Kasus Pengambilan Ganda Psikotropika di Sleman

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Wali Kota Yogyakarta Beli Helm Kustomfest Hasil Lelang Rp20 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Bantu Warga Lewat Bedah Rumah dan Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Pemkab Sleman Perkuat Komitmen Cegah Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Radikalisme

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Penumpang WNA KAI Daop 6 Capai 264.335 Orang, Tumbuh 7,8 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi

Berita Terbaru