Mendorong Hilirisasi dan Inovasi: Kunci Kemajuan Pemerintah Daerah di Bengkulu

Senin, 23 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKEWNEWS.COM, Bengkulu – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya hilirisasi dan budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah (Pemda). Dia mendorong Pemda untuk menjadi aktor utama pengguna inovasi sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

“Untuk itu disarankan agar pemerintah ini menjadi penerima manfaat pertama dari setiap inovasi dan akan menjadi aktor utama dalam menggunakan hasil-hasil inovasi,” ungkap Yusharto saat kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Bengkulu, Senin (23/9/2024).

Dia menjelaskan bahwa inovasi bukanlah sesuatu yang membutuhkan biaya tinggi, tapi langkah-langkah sederhana yang dapat mempermudah pekerjaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Yusharto menekankan, inovasi dibutuhkan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pada periode tersebut akan ada peningkatan pembangunan manusia yang unggul, berbudaya, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Di samping itu akan ada pembangunan yang merata dan inklusif,” katanya.

Lebih lanjut, Yusharto menegaskan, inovasi daerah merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Adapun kriteria dari inovasi, yakni mengandung pembaharuan, bermanfaat bagi daerah, tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan, menyangkut kewenangan daerah, dan dapat direplikasi.

Dalam melahirkan inovasi, Pemda perlu memegang sejumlah prinsip. Hal itu di antaranya menghasilkan efisiensi, efektivitas, perbaikan terhadap kualitas pelayanan, tidak menimbulkan konflik kepentingan, berorientasi pada peningkatan pelayanan umum, dilakukan secara terbuka, memenuhi nilai kepatutan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dari inovasi-inovasi yang ada, ada beberapa bentuk yaitu tata kelola pemerintahan daerah, ada inovasi untuk pelayanan publik, lalu ada bentuk inovasi lainnya yang disesuaikan dengan urusan pemerintahan yang dilaksanakan di daerah,” terangnya.

Selain itu, dia menerangkan, berdasarkan penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) pada 2023, skor inovasi Provinsi Bengkulu sebesar 51,49. Angka tersebut membawa Provinsi Bengkulu menempati peringkat ke-17 dengan kategori inovatif.

Dalam kesempatan itu, Yusharto memacu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu agar terus meningkatkan inovasinya. Hal ini terutama pada aspek dimensi-dimensi penilaian yang belum optimal. Ini seperti dimensi kecanggihan dari produk yang dihasilkan, hasil kreatif, dan ekosistem inovasi yang belum terbentuk dengan baik.

“Semoga Pemerintah Provinsi Bengkulu di tahun-tahun yang akan datang, ini akan berada pada tataran daerah yang terinovatif dengan melaporkan lebih banyak inovasi dengan tingkat kematangan yang lebih baik,” tandasnya.(wan)

Summber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas
Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta
Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran
Di Purwakarta, Mendagri Ngariung dan Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng
Wamendagri Bima Arya Soroti Kebutuhan Alat Berat dan Personel untuk Penanganan Banjir Solok
Kemendagri dan KemenPU Satukan SIPD dengan SIPASTI-Pemda
Kemendagri Dorong Pembangunan Daerah Selaras dengan Program Prioritas Nasional
Wamendagri Hari Jadi ke-81 Sumbar, Bima Arya Soroti Ketangguhan Daerah Hadapi Risiko Bencana

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Di Purwakarta, Mendagri Ngariung dan Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Wamendagri Bima Arya Soroti Kebutuhan Alat Berat dan Personel untuk Penanganan Banjir Solok

Berita Terbaru