Muzani Sampaikan Aspirasi soal PPDB: Presiden Pertimbangkan untuk Dihentikan

Rabu, 9 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Jakarta, Wakil Ketua MPR yang juga Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani memyampaikan aspirasi kepada Presiden Joko Widodo tentang pentingnya meninjau ulang kebijakan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Menurut Muzani, sebagaimana dikutip dalam keterangan pers yang diterima Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), kebijakan sistem zonasi PPDB memiliki maksud yang baik untuk pemerataan sekolah favorit. Namun dalam implementasinya justru menimbulkan banyak persoalan hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

“Kami tadi menyampaikan tentang kebijakan PPDB, penerimaan peserta didik baru yang dibanyak tempat menimbulkan problem baru. Tidak seperti maksud diadakannya kebijakan ini yakni untuk sekolah-sekolah unggul. Yang terjadi justru sekolah unggul makin unggul, yang tidak unggul ya tidak unggul,” kata Muzani usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Negara, Rabu (9/8).

Muzani mengatakan, sistem zonasi PPDB ini juga menimbulkan ketidakadilan di beberapa tempat. Sebagai contoh, terdapat siswa yang dekat dengan sekolah tujuannya justru tidak tertampung disekolah itu karena beberapa alasan seperti keterbatasan kuota, selisih usia, dan manipulasi data calon siswa.

Menurut Muzani, Presiden Jokowi akan mempertimbangkan untuk menghapus sistem zonasi PPDB ini di tahun depan.

“Bahkan ada menimbulkan ketidakadilan di beberapa tempat. Presiden menanggapi bahwa ini memang menjadi catatan bagi pemerintah. Nyatanya memang sungguh luhur, maksudnya mulia, maksud baik dari diselenggarakannya PPDB ini ternyata belum terjadi. Bahkan terjadi persoalan-persoalan hampir di semua provinsi,” tegas Muzani.

“Karena itu presiden sedang mempertimbangkan untuk menghapus atau menghentikan kebijakan ini tahun depan. Tapi ini sedang dipertimbangkan,” imbuh Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.

Muzani menambahkan, sistem yang dibangun dalam rangka pemerataan sekolah unggulan sudah baik melalui PPDB. Namun tetap perlu penyempurnaan agar ke depan tidak menimbulkan masalah seperti sebelumnya.

“Seperti apa nanti presiden memutuskan, intinya adalah Gerindra ingin agar kebijakan ini dievaluasi, disempurnakan. Karena PPDB ini maksudnya baik, tapi hasilnya masih jauh dari harapan. Artinya perlu penyempurnaan dalam pelaksanaan teknisnya, sehingga tidak menimbulkan masalah-masalah seperti sebelumnya,” tutup Sekjen Gerindra itu.

Sebelumnya Muzani juga sudah menyuarakan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengevaluasi dan meninjau ulang kebijakan zonasi PPDB ini.

“Sejak 2017 kebijakan ini dikeluarkan dalam pandangan kami belum ada suatu terobosan kebijakan kementerian pendidikan yang signifikan untuk menyempurnakan kebijakan ini,” kata Muzani melalui keterangan tertulisnyam Selasa (11/7/2023).

“Maka kami mohon dengan hormat kementerian pendidikan dan kebudayaan untuk mendengarkan semua ini sebagai sebuah keluhan orang tua didik, kerisauan masyarakat, dan calon siswa. Kalau perlu menurut kamis kebijakan ini ditinjau ulang,” tambah Muzani.*

Berita Terkait

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia
Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan
Teknisi Ponsel Dituntut Adaptif di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi
Mulai 28 September, Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Program Magang Nasional
Statistik Jadi Kompas Pembangunan, Kemendagri Raih Penghargaan dari BPS
Wamenaker Afriansyah Noor: Teknisi Ponsel Harus Tingkatkan Kompetensi Hadapi Perubahan Teknologi
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman dan Politikus

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 10:53 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia

Senin, 28 September 2026 - 09:14 WIB

Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 27 September 2026 - 15:03 WIB

Teknisi Ponsel Dituntut Adaptif di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi

Minggu, 27 September 2026 - 14:45 WIB

Mulai 28 September, Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Program Magang Nasional

Berita Terbaru