Panen Raya Padi di Banggai, Mendagri: Ini Bukti Kita Memiliki Kemampuan untuk Produksi

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Banggai, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan Panen Raya Padi di Desa Mantawa, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (1/6/2023). Dengan mengenakan caping dan menggunakan arit, Mendagri bersama Bupati Banggai Amirudin, Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Wakil Ketua DPRD Batia Sisilia Hajar, dan sejumlah pejabat setempat secara simbolis mengarit padi di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Mendagri mengatakan, panen tersebut menandakan bahwa Kabupaten Banggai memiliki kemampuan memproduksi padi untuk memenuhi kebutuhan pangan di daerah tersebut bahkan sekitarnya. “(Panen) ini juga akan bisa menjaga supaya kenaikan harga barang-barang tidak terjadi secara drastis, kita bisa menjaga stabilitas harga barang dan jasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri mengungkapkan besarnya potensi alam yang dimiliki Indonesia termasuk di Kabupaten Banggai dalam menghasilkan berbagai jenis tumbuhan yang dapat dikonsumsi. Alam yang subur tersebut merupakan karunia dari Tuhan yang dapat membuat masyarakat bisa bertahan hidup dengan mudah.

Mendagri mengingatkan masyarakat agar tetap semangat dalam berjuang mengolah potensi alam yang dimiliki. Dia menekankan, produksi yang ada saat ini harus ditingkatkan agar menjadi kekuatan ekonomi termasuk melakukan swasembada pangan. Hal ini tidak sebatas pada produksi beras, tetapi komoditas pangan lainnya.

“Nah ini yang perlu kekompakan kita bersama, fighting spirit itu yang paling penting, jadi semangat kita untuk berjuang, jangan terlena dengan alam dan yang sudah ada saja, kita harus memanfaatkannya agar memiliki nilai tambah yang lebih,” jelas Mendagri.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga mendorong hasil panen Kabupaten Banggai dapat menembus pasar daerah lain, bukan hanya di Sulteng, tapi juga pasar nasional bahkan internasional. Hamparan sawah di Kabupaten Banggai merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menembus pasar internasional, asal dikelola dengan baik dan sistematis. “Indonesia akan memiliki kekuatan ekonomi yang sangat penting, sangat besar, ini baru satu potong dari alam Indonesia yang luas, Kabupaten Banggai hanya satu dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri, Bupati Amirudin, maupun perwakilan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng juga melakukan dialog dengan para petani yang turut hadir. Mereka mendengarkan harapan dari para petani yang menyangkut dukungan dalam meningkatkan hasil produksi di daerah tersebut. Hal itu seperti dukungan alat produksi pertanian, bantuan pupuk, dan kebutuhan lainnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Statistik Jadi Kompas Pembangunan, Kemendagri Raih Penghargaan dari BPS
Menuju Kriyanusa 2026, Dekranas Gelar Tumpengan
Gubernur Lampung Dorong Satlinmas Perkuat Kesiapsiagaan untuk Dukung Pembangunan
Museum dan Monumen Bahasa Nasional Dibangun, Mendagri: Simbol Sejarah dan Pemersatu Bangsa
Mendagri Tito Tekankan Pentingnya Peran Pemda Kendalikan Inflasi
40.962 Peserta Ikuti MagangHub Batch 2, Pemagangan Resmi Dimulai
Cegah Kecelakaan di Tempat Kerja, Wamenaker Dorong Penerapan Higiene Industri
Kemendagri dan Pemda Perkuat Sinergi Percepatan Implementasi Wajib Halal

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:41 WIB

Statistik Jadi Kompas Pembangunan, Kemendagri Raih Penghargaan dari BPS

Sabtu, 26 September 2026 - 13:14 WIB

Menuju Kriyanusa 2026, Dekranas Gelar Tumpengan

Jumat, 25 September 2026 - 08:35 WIB

Gubernur Lampung Dorong Satlinmas Perkuat Kesiapsiagaan untuk Dukung Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 20:42 WIB

Museum dan Monumen Bahasa Nasional Dibangun, Mendagri: Simbol Sejarah dan Pemersatu Bangsa

Kamis, 24 September 2026 - 16:43 WIB

Mendagri Tito Tekankan Pentingnya Peran Pemda Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru