Home / Tak Berkategori

Pemprov Lampung Tandatangani Kerjasama dengan Pemprov Kepulauan Riau, Bidik Kepri Jadi Pasar Potensial Sektor Ketahanan Pangan Lampung

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Batam, Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Ballroom Swiss-Bel Hotel Harbour Bay, Kota Batam, Rabu (27/9/2023).

Dalam perjanjian ini, Pemprov Lampung membidik Kepri menjadi pasar potensial Sektor Ketahanan Pangan Lampung dan menjadi penghubung pemasaran produk ke luar negeri.

Kegiatan ini sendiri merupakan tindak lanjut dari kesepakatan 10 Provinsi yang sudah ditandatangani bersama pada tanggal 30 Juni 2022 di Pekanbaru Provinsi Riau.

Perjanjian Kerjasama antar kedua daerah ini sendiri meliputi sektor Ketahanan Pangan, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Perindustrian, Perdagangan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Pariwisata.

Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk membangun hubungan yang erat dan memperkuat sinergi antar daerah dalam mengatasi kesenjangan kedua wilayah melalui perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi.

Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan bahwa Kepri dapat menjadi pasar yang potensial bagi Provinsi Lampung terutama di sektor ketahanan pangan.

“Karena mereka kebutuhan akan bahan pangan utama, beras dan lain-lain masih banyak meng-import terutama beras mereka import dari luar negeri, padahal itu bisa kita kerjasamakan” ujarnya.

Kusnardi berpendapat Kepri memiliki letak yang strategis dan menjadi pintu masuk bagi negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura.

Menurutnya, Kepri dapat menjadi penghubung bagi Provinsi Lampung dalam mengekspor komoditi unggulannya dan produk UMKM ke luar negeri.

Selain itu, ia menuturkan bahwa Provinsi Lampung dapat menjadi suplier bagi bahan baku olahan kuliner negara tetangga, dimana Lampung sendiri merupakan salah satu penghasil tepung tapioka terbesar di Indonesia.

“Ini bisa kita jadikan hub untuk ekspor kita, karena disini lebih mengetahui selera kondisi lingkungan pasar yang ada di luar negeri utamanya Singapur, Malaysia dan mungkin juga Thailand,” ujarnya.

Kusnardi berharap kedua daerah dapat menarik banyak keuntungan dari kesepakatan kerjasama ini.

Selain dengan Pemprov Lampung, Pemprov Kepri juga menandatangi perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan penandatanganan kerjasama ini merupakan langkah dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok serta kebutuhan penting lainnya untuk mengendalikan tingkat inflasi ekonomi.

Ia mengajak Pemerintah Provinsi lain di Sumatera untuk menjadikan Provinsi Kepri sebagai jembatan untuk memasarkan produk-produk unggulan di daerahnya masing-masing ke pasar internsional.

“Semoga kerjasama ini menimbulkan hasil yang lebih besar, bisa mengakses produk-produk kita yang berkualitas dengan spesifikasi-spesifikasi tertentu ke pasar-pasar di luar negeri,” pungkasnya.

Selain penandatangan kerjasama, Provinsi Lampung juga melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Rumah Bungkus Radja Isha di Kawasan Industri Tunas 2 Kota Batam dan menghadiri acara Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2023.

IMT-GT merupakan kerjasama kawasan sub-regional diantara tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi ekonomi dan sosial serta integrasi negara bagian dan provinsi di tiga negara tersebut.

Pada tahun ini, program IMT-GT akan melibatkan 10 provinsi yang ada di Sumatera (Indonesia), Thailand Selatan, dan Malaysia.

Kota dan Kabupaten di Pulau Sumatera yang masuk dalam program IMT-GT antara lain Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Batam, Bintan, Banda Aceh, Kota Medan, Kabupaten Samosir, Pulau Pahawang Lampung, dan Bengkulu.(wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik
Dorong Hidup Sehat, Pemprov Lampung Gelar Lomba Senam Nasional
Wali Kota Bekasi Buka Ruang Kritik Mahasiswa: Sampaikan Langsung atau Lewat Media Sosial
Wali Kota Bekasi Bakal Berkantor di RW, Pastikan Pembangunan Rp100 Juta Menjawab Kebutuhan Warga
Pameran HUT TNI 2026, Disjarahal Perkenalkan Muspuspal Digital
Pemda NTB Didorong Perkuat KPDBU untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Kemendagri Minta Pemda Maluku Perkuat Efisiensi Belanja Pegawai
Serap Tenaga Kerja, Pengusaha Asal Pariaman Dapat Apresiasi Wagub Banten Dimyati

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:50 WIB

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik

Sabtu, 19 September 2026 - 20:44 WIB

Dorong Hidup Sehat, Pemprov Lampung Gelar Lomba Senam Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 20:35 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Ruang Kritik Mahasiswa: Sampaikan Langsung atau Lewat Media Sosial

Sabtu, 19 September 2026 - 20:29 WIB

Wali Kota Bekasi Bakal Berkantor di RW, Pastikan Pembangunan Rp100 Juta Menjawab Kebutuhan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 19:51 WIB

Pameran HUT TNI 2026, Disjarahal Perkenalkan Muspuspal Digital

Berita Terbaru