Pemulihan Aceh Dipercepat, Hibah Rp287 Miliar dari Sumut dan Sumbar Disalurkan

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Soliditas antardaerah dalam percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menguat. Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mencatat, dukungan nyata datang dari pemerintah daerah di Provinsi Sumut dan Sumbar kepada Aceh melalui mekanisme hibah antar daerah yang bersumber dari pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) untuk membantu proses pemulihan

Sebanyak 12 pemerintah daerah di Sumatera Barat turut memberikan hibah untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak di Aceh. Kontribusi ini menyusul langkah sebelumnya dari 8 pemerintah daerah di Sumatera Utara yang lebih dulu menyalurkan dukungan serupa.

Total hibah yang terkumpul dari pemerintah daerah di Sumatera Barat mencapai Rp27 miliar. Dukungan ini berasal dari berbagai daerah, termasuk Kota Padang sebesar Rp5 miliar, Kota Payakumbuh dan Kota Padang Panjang masing-masing Rp3 miliar, serta sejumlah kabupaten/kota lainnya dengan kontribusi bervariasi antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.

Sebelumnya, dari Sumatera Utara, total hibah antar daerah yang dihimpun mencapai Rp260 miliar.

Dengan demikian, total hibah yang berhasil dihimpun dari kedua provinsi tersebut mencapai Rp287 miliar, yang akan disalurkan secara langsung kepada daerah-daerah di Aceh yang masih mengalami dampak berat bencana hidrometeorologi.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian mengatakan mekanisme hibah antar daerah ini merupakan bentuk nyata gotong royong nasional dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

“Kami hanya menghubungkan hibah antar daerah, sehingga bantuan ini bisa langsung dirasakan. Mekanisme kami kawal, dari rekening ke rekening, agar tepat sasaran dan cepat dimanfaatkan oleh daerah yang membutuhkan,” ujar Tito dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Palembang, Sumatera Selatan, akhir pekan lalu.

Ia mengungkapkan, pemerintah pusat sebelumnya mengalokasikan dan mengembalikan TKD dengan nilai mencapai Rp10,6 triliun untuk mendukung pemulihan di tiga provinsi terdampak. Skema ini memberikan ruang fiskal bagi daerah yang relatif lebih ringan terdampaknya untuk membantu daerah dengan kondisi pemulihan yang lebih berat.

Menurut Tito, sejumlah wilayah di Aceh masih menghadapi tantangan pemulihan, termasuk risiko bencana susulan seperti banjir dan longsor. Oleh karena itu, percepatan intervensi melalui dukungan lintas daerah menjadi langkah strategis untuk memastikan pemulihan berjalan merata dan berkelanjutan.

“Total bantuan dari dua provinsi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan Aceh. Ini adalah wujud nyata solidaritas dan gotong royong antardaerah dalam menghadapi bencana,” tambahnya.

Satgas PRR memastikan seluruh proses penyaluran hibah akan terus dikawal secara ketat, baik dari sisi administrasi maupun implementasi di lapangan, guna menjamin akuntabilitas dan efektivitas pemanfaatan anggaran.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah optimistis pemulihan wilayah terdampak di Aceh dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(LSI)

Sumber Satgas PRR

Berita Terkait

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan
Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga
Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM
Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah
TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB