Perkuat Identitas Bangsa: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan PIKI Awards 2026 untuk Tokoh Kebudayaan

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyerahkan penghargaan Tokoh Kebudayaan kepada Bambang Noorsena dalam Malam Anugerah Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Awards 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Stephanus Aswar yang mewakili Bambang Noorsena karena yang bersangkutan sedang berada di luar negeri. Bambang merupakan teolog, filolog, dan sejarawan Indonesia sekaligus pendiri Institute for Syriac Culture Studies (ISCS).

Ribka menyampaikan bahwa kebudayaan merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang menyimpan ingatan kolektif, bahasa, serta nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, pelestarian budaya menjadi upaya untuk menjaga jati diri bangsa sekaligus memperkuat pemahaman terhadap perjalanan sejarah dan kehidupan bersama.

“Merawat budaya berarti merawat akar, agar kita tahu dari mana kita berasal dan ke mana kita melangkah bersama,” katanya di Studio Metro TV, Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Ia menjelaskan, penghargaan Tokoh Kebudayaan diberikan kepada sosok yang melalui kajian, tulisan, dan penyampaiannya telah memperkaya khazanah budaya dan peradaban, sekaligus membangun jembatan pemahaman antarumat beragama dan antarbudaya.

“Sosok penerima tokoh budaya ini telah terbukti menjadi teladan dan dihargai banyak orang,” ungkapnya.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya PIKI untuk mengapresiasi kiprah tokoh dari berbagai bidang yang dinilai memberikan kontribusi bagi masyarakat. Melalui PIKI Awards, keteladanan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi publik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak tokoh yang membawa dampak positif bagi bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PIKI Maruarar Sirait menyampaikan bahwa PIKI Awards diselenggarakan untuk menghadirkan contoh keteladanan. Menurutnya, menjadi tokoh membutuhkan perjuangan panjang dan pengorbanan, bukan jalan pintas. Ia menilai, keteladanan yang dibangun melalui proses dan perjuangan memiliki pengaruh lebih besar daripada sekadar pidato.

“Kita sangat bersyukur ya, ada tokoh-tokoh pejuang antikorupsi, pendidikan, lingkungan, yang semoga lahir ke depan tokoh-tokoh seperti itu,” terangnya.

Maruarar juga menegaskan bahwa PIKI merupakan organisasi yang terbuka bagi berbagai kalangan. Ia mengajak para intelektual Kristen, dosen, aktivis, pengusaha, pendeta, serta berbagai profesi lainnya untuk bersama-sama membangun organisasi dengan semangat kebersamaan dan prinsip saling menghargai. Anggota PIKI, lanjutnya, juga berkiprah di lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif, dan berbagai bidang profesi.

“Semoga organisasi ini makin berdampak, bisa menjadi terang. Walaupun terang itu mungkin belum terlalu besar dan menyala, tapi kami berusaha bisa terang itu mulai terasa, untuk bisa menerangi kegelapan yang ada,” tandasnya.

Selain Bambang Noorsena sebagai Tokoh Kebudayaan, PIKI Awards 2026 juga memberikan penghargaan kepada Abidin Wakano sebagai Tokoh Toleransi; Carina Citra Dewi Joe sebagai Tokoh Riset dan Inovasi; Lie Agustinus Dharmawan sebagai Tokoh Kesehatan; Saptoyo sebagai Tokoh Lingkungan Hidup; Gusti Ngurah Anom sebagai Tokoh Pemberdayaan UMKM; serta Saur Marlina Manurung sebagai Tokoh Pendidikan.

Penghargaan lainnya diberikan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai penerima Apresiasi Yayasan Filantropi, Gugun Gumilar sebagai penerima Apresiasi Penggiat Kebebasan Beribadah, serta almarhum Artidjo Alkostar sebagai penerima Award Tokoh Pegiat Antikorupsi.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Persiapkan Nataru, Mendagri Tito Minta Pemda Gencarkan Operasi Pasar dan Percepat Bansos
Pastikan Pasokan dan Harga Stabil: Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tak Hanya Kelola Data di Meja
Benteng Moral dan Karakter Bangsa: Wamendagri Bima Arya Dorong Bundo Kanduang Merawat Adat Minang
Langkah Strategis Efisiensi Anggaran: Tri Tito Karnavian Gabungkan Raker Dekranas, TP PKK, dan Posyandu
Jagad Warisan Budaya Nusantara: Seruni dan Dekranas Dorong Regenerasi dan Pelestarian Tenun Gringsing
Tata Kelola Pemerintahan Masa Depan: Bima Arya Soroti Pentingnya Kapasitas Pemimpin Daerah di Era Otonomi
Percepat Penyediaan Hunian Layak: Mendagri Pangkas Birokratisasi Perizinan Rumah MBR
Pesta Olahraga Asah Otak Nasional: Banten Jamu 963 Atlet Terbaik pada Kejurnas Catur 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Persiapkan Nataru, Mendagri Tito Minta Pemda Gencarkan Operasi Pasar dan Percepat Bansos

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Perkuat Identitas Bangsa: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan PIKI Awards 2026 untuk Tokoh Kebudayaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pastikan Pasokan dan Harga Stabil: Sekjen Kemendagri Minta Pemda Tak Hanya Kelola Data di Meja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Benteng Moral dan Karakter Bangsa: Wamendagri Bima Arya Dorong Bundo Kanduang Merawat Adat Minang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Langkah Strategis Efisiensi Anggaran: Tri Tito Karnavian Gabungkan Raker Dekranas, TP PKK, dan Posyandu

Berita Terbaru