Program Mudik Gratis Lebaran 2026 Dorong Mobilitas Aman dan Nyaman Masyarakat

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA — Program mudik gratis angkutan Lebaran Idulfitri 2026 kembali digelar pemerintah sebagai bagian dari kebijakan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang aman dan nyaman. Seremonial pemberangkatan arus balik mudik gratis dilaksanakan di Terminal Giwangan, Rabu (25/3), dengan sejumlah tujuan di wilayah Jabodetabek.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, yang turut melepas keberangkatan peserta memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Menurutnya, arus balik bukan sekadar perjalanan kembali ke tempat aktivitas, tetapi juga momentum melanjutkan kehidupan dengan semangat baru setelah berkumpul bersama keluarga.

“Ada cerita-cerita keluarga yang kembali disambung. Ini adalah momen untuk kembali bekerja, kembali berkarya, dengan hati yang sudah diisi ulang oleh kehangatan keluarga,” ujarnya.

Kadri juga menekankan bahwa Terminal Giwangan tidak hanya berfungsi sebagai titik transit transportasi, tetapi juga menjadi ruang yang merekam berbagai kisah pertemuan dan perpisahan para perantau yang datang maupun kembali dari Yogyakarta.

“Jogja itu adalah rumah bersama. Yang datang kita sambut, yang pulang kita doakan selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II D.I. Yogyakarta, Dody Arifianto, secara resmi memberangkatkan 12 unit bus tipe big bus dengan kapasitas masing-masing 45 penumpang. Tujuan perjalanan meliputi Terminal Jatijajar Depok, Poris Plawad Tangerang, Kampung Rambutan Jakarta Timur, hingga Pulogebang Cakung Jakarta Timur.

Menurut Dody, arus balik Lebaran merupakan periode dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat kembali menghadirkan program mudik gratis tidak hanya saat arus mudik, tetapi juga pada arus balik.

“Program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat, sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan relatif tinggi,” jelasnya.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, Kementerian Perhubungan menyediakan total 401 unit bus serta 80 unit truk pengangkut sepeda motor untuk melayani berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Khusus dari Terminal Giwangan, sekitar 400 peserta mengikuti program arus balik ini dengan 19 unit sepeda motor yang turut diangkut menuju wilayah Jabodetabek.

Salah satu peserta, Teguh Maulana, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia bersama keluarganya yang berjumlah empat orang mengikuti arus balik menuju Jatijajar, Depok.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Kendaraannya juga aman dan nyaman karena sudah melalui pengecekan sebelum berangkat,” ujarnya.

Ia berharap ke depan jumlah armada dapat ditambah agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat program mudik gratis dari pemerintah. Menurutnya, proses pendaftaran yang dibuka pada 1–15 Maret sempat cepat penuh karena tingginya minat masyarakat.

Program mudik gratis ini dinilai menjadi salah satu kebijakan transportasi pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi saat musim mudik dan arus balik Lebaran. (Aga)

Berita Terkait

Wali Kota Yogyakarta Beli Helm Kustomfest Hasil Lelang Rp20 Juta
Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Bantu Warga Lewat Bedah Rumah dan Pendidikan
Pemkab Sleman Perkuat Komitmen Cegah Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Radikalisme
Penumpang WNA KAI Daop 6 Capai 264.335 Orang, Tumbuh 7,8 Persen
250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi
GPM Soroti Sumbangan Komite MTsN 9 Sleman, Tekankan Prinsip Sukarela
Jelang WJNC 2026, Pawai Ekosistem Malioboro Semarakkan Kota Jogja
Sipotik Ungkap 700 Kasus Pengambilan Ganda Psikotropika di Sleman

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Wali Kota Yogyakarta Beli Helm Kustomfest Hasil Lelang Rp20 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Malam Berbagi Jogja Kumpulkan Donasi Rp909 Juta, Bantu Warga Lewat Bedah Rumah dan Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Pemkab Sleman Perkuat Komitmen Cegah Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Radikalisme

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Penumpang WNA KAI Daop 6 Capai 264.335 Orang, Tumbuh 7,8 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi

Berita Terbaru