Rakornas BPSDM 2023, Kemendagri Dorong Kolaborasi ASN yang Unggul untuk Wujudkan Visi Nasional dan Daerah

Senin, 5 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – JakartA, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama dengan BPSDM daerah di seluruh Indonesia mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BPSDM 2023 di Hotel Borobudur Jakarta dari tanggal 4 hingga 6 Juni 2023. Rakornas kali ini mengambil tema “Kolaborasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Unggul Mewujudkan Visi Nasional dan Daerah”.

Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam pembukaan Rakornas mengatakan, tema yang dipilih tersebut merupakan perwujudan dari visi nasional dan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2024-2029.

Dia menjelaskan, Rakornas bertujuan untuk merumuskan kebijakan pengembangan kompetensi sebagai bentuk kesepahaman bersama antara kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (Pemda). Selain itu juga dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil beserta perubahannya.

“Maksud pelaksanaan Rakornas adalah untuk menciptakan konsolidasi dan kolaborasi program pengembangan kompetensi antara BPSDM Kemendagri dengan BPSDM atau sebutan lainnya dari K/L serta pemerintah daerah, serta dalam rangka untuk memenuhi kewajiban pemenuhan sekurang-kurangnya 20 jam pembelajaran untuk pengembangan kompetensi bagi setiap PNS,” katanya, Senin (5/6/2023).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo yang hadir secara langsung mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnvavian dalam pembukaan menyebut, SDM yang unggul merupakan bekal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Hal itu merupakan visi pemerintah untuk membangun negara maju yang berdaulat, adil, dan makmur.

Wempi menyampaikan, untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah telah memfokuskan pembangunan pada empat pilar pembangunan di sektor ekonomi, pembangunan manusia dan IPTEK, pemerataan pembangunan, serta tata kelola pemerintahan dan ketahanan nasional.

“Dalam rangka peningkatan kinerja Indonesia di mata global akan tergantung SDM yang menjadi motor penggerak pembangunan. Dalam hal penyelenggaraan pemerintahan motor penggerak tersebut tidak lain adalah ASN, baik dari lini pembuat kebijakan maupun dari lini teknis pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Mendukung hal tersebut, tambah Wempi, pemerintah telah berupaya memperbaiki birokrasi melalui penyederhanaan birokrasi. Langkah ini dalam rangka mewujudkan birokrasi yang lincah dan cepat, birokrasi yang berorientasi pada hasil, serta birokrasi dengan pelayanan prima dan bebas korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).

“Kebijakan pemerintah untuk mengalihkan jabatan administrasi ke jabatan fungsional sejak tahun 2021 dan diterbitkannya PermenPAN-RB Nomor 7 Tahun 2023 tentang Sistem Kerja pada Instansi Pemerintahan dilakukan untuk mewujudkan birokrasi yang dinamis, lincah, dan profesional sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja pemerintahan,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Perkuat Soliditas Pemerintahan, Mendagri Tito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Pembahasan Arahan Presiden
Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Ketum TP Posyandu Dorong Apresiasi Kader dan Penguatan Hak Anak
Hemat Pelesiran ke Jogja: Cara Naik Kereta Api Rute Jakarta–Jogja Cuma Rp82 Ribu
Pembangunan Tak Boleh Merusak Lingkungan, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Buat Kebijakan Hijau
Strategi BSKDN Kemendagri: Dorong Ekosistem Inovasi Daerah Demi Target Ekonomi 8 Persen
Perluas Akses Pendidikan, Wamendagri Bima Arya Minta Sekolah Rakyat Rangkul Anak Marjinal
Bangkit Pascabencana: Pemerintah Dorong Pembangunan Huntap dan Pemulihan Sektor Perikanan Sumatera
Perkuat Benteng Antikorupsi, Wamendagri Wiyagus Dorong Optimalisasi Auditor Forensik Digital

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Perkuat Soliditas Pemerintahan, Mendagri Tito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Pembahasan Arahan Presiden

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Ketum TP Posyandu Dorong Apresiasi Kader dan Penguatan Hak Anak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hemat Pelesiran ke Jogja: Cara Naik Kereta Api Rute Jakarta–Jogja Cuma Rp82 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Pembangunan Tak Boleh Merusak Lingkungan, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Buat Kebijakan Hijau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Strategi BSKDN Kemendagri: Dorong Ekosistem Inovasi Daerah Demi Target Ekonomi 8 Persen

Berita Terbaru