Rapat Kerja PSI DIY Bahas Fondasi Politik dan Target Pemilu 2029

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABAROKENEWS.COM, Jogja – Ketua DPW PSI DIY, Mayor (Purn) H Sunaryanta S.A.P, menegaskan bahwa kader PSI harus selalu dekat dengan rakyat dan hadir di tengah persoalan yang mereka hadapi.
‎
‎“Kader PSI itu wajib turun, mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
‎
‎”Keberadaan PSI harus benar-benar dirasakan,” ujarnya dalam Rapat Kerja dan Pendidikan Politik DPW PSI DIY di Kalya Hotel, Gedungkuning, Rabu (10/12/2025).
‎
‎Sunaryanta menyebut agenda yang digelar bertema “Dari Evaluasi Menuju Aksi” itu menjadi momentum memperkuat fondasi politik PSI DIY.
‎
‎“Hari ini kita evaluasi kiprah selama ini. Lalu ada penguatan politik dan agenda kerja ke depan.
‎
‎”Intinya, kader harus punya semangat memperjuangkan PSI, bangsa, dan negara untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan,” katanya.
‎
‎Ia menegaskan target Pemilu 2029 akan dibahas khusus bersama para ketua DPD dan Bapilu.
‎
‎“Tahap awal ini kita konsolidasi dulu,” tambahnya.
‎
‎Dewan Pembina DPD PSI Bantul, Dr Yohanes Agus Setyanto, didampingi Ketua DPD PSI Bantul, Almira, menekankan bahwa PSI harus tampil berbeda dan adaptif terhadap perubahan zaman.
‎
‎“Partai politik sekarang tidak bisa as usual. Bagaimana kita melayani masyarakat, berkolaborasi dengan pemda dan berbagai organisasi untuk menjadi jembatan program yang bermanfaat,” ujarnya.
‎
‎Ia menilai DPD PSI Bantul telah mengawali langkah itu, apalagi kini PSI memiliki semangat baru dan banyak tokoh bergabung.
‎
‎Anggota DPRD DIY dari PSI, Dr Raden Stevanus Christian Handoko, menegaskan bahwa kader PSI harus menunjukkan kerja nyata.
‎
‎“Saat ini cuma ada satu kursi PSI di DPRD DIY. Ke depan, setiap kabupaten/kota harus punya wakil PSI. Jangan hanya jargon, tapi hadir mengatasi problem rakyat,” katanya.
‎
‎Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan kanal digital.
‎
‎“Generasi muda hidup di dunia digital. Kita harus responsif, menyerap aspirasi, dan menyuarakannya melalui kanal digital,” ujarnya.

(waw)

Berita Terkait

Perkara Syarat Pendidikan Gibran di MK Bukan Sekadar Soal Dokumen Pendidikan
Gugatan Pendidikan Gibran di MK, Pakar Hukum UMY Jelaskan Nasib Jabatan Wapres
Masuk Jalur KA Aktif di Stasiun Maguwo, ODGJ Diamankan Petugas
Kekeringan Melanda Gunungkidul, Warga Desa Warak dan Ngrenengan Terima Bantuan Air
Kejutan HUT ke-81 TNI, Elemen Masyarakat Yogyakarta Sambangi Makorem 072/Pamungkas
Irwandi Resmi Jadi Guru Besar Fotografi, ISI Yogyakarta Perkuat Tradisi Akademik
Pakar Hukum Tata Negara UMY: Pengawasan Aparat Penegak Hukum Masih Terfragmentasi
HUT Pertama Astrea Kota Gudeg, Semangat Komunitas Bersama UMKM Piyungan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Perkara Syarat Pendidikan Gibran di MK Bukan Sekadar Soal Dokumen Pendidikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Gugatan Pendidikan Gibran di MK, Pakar Hukum UMY Jelaskan Nasib Jabatan Wapres

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Masuk Jalur KA Aktif di Stasiun Maguwo, ODGJ Diamankan Petugas

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Kejutan HUT ke-81 TNI, Elemen Masyarakat Yogyakarta Sambangi Makorem 072/Pamungkas

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Irwandi Resmi Jadi Guru Besar Fotografi, ISI Yogyakarta Perkuat Tradisi Akademik

Berita Terbaru