Resmikan MI Nahdatul Ilmi di Cimaung, KDS Dorong Penguatan Pendidikan dan Pembentukan Generasi Berakhlak

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Kabupaten Bandung – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meresmikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdatul Ilmi yang berada di Kampung Tugu RT 01/11, Desa Warjabakti, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jumat (30/10/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sarana pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang mengintegrasikan pengetahuan umum dan nilai-nilai keagamaan.

Dalam sambutannya, KDS mengapresiasi Yayasan Karya Bukti Amanah beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas pendidikan MI Nahdatul Ilmi. Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkualitas, dan memiliki karakter serta akhlak yang baik.

Ia berharap keberadaan MI Nahdatul Ilmi dapat menjadi sarana pendidikan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

“Insyaallah, mudah-mudahan MI Nahdatul Ilmi ini menjadi tempat yang dapat mencerdaskan anak bangsa, mencetak generasi muda, serta melahirkan calon-calon pemimpin masa depan,” ujar KDS.

KDS menilai pendidikan madrasah memiliki peran penting dalam membangun keseimbangan antara pengetahuan umum dan pendidikan keagamaan. Melalui pembelajaran agama, sejarah Islam, syariat, dan akhlak, madrasah diharapkan mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat.

KDS juga mendorong pengembangan lembaga pendidikan tersebut agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Salah satunya melalui peluang pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai alternatif pendidikan kesetaraan bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal pada jenjang SD, SMP, maupun SMA.

Menurutnya, keberadaan PKBM dapat menjadi salah satu solusi untuk memperluas kesempatan masyarakat dalam memperoleh pendidikan sekaligus mendukung upaya penanganan anak putus sekolah.

“Yayasan ini diharapkan tidak hanya mengembangkan pendidikan formal, tetapi juga bisa menjadi PKBM, sehingga masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan SD, SMP, maupun SMA tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh ijazah melalui pendidikan kesetaraan,” ungkapnya.

Tidak hanya menyoroti sektor pendidikan, KDS juga mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat melalui rencana pembentukan koperasi yang digagas Yayasan Karya Bukti Amanah. Menurutnya, koperasi dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam mengelola potensi dan hasil pertanian secara bersama agar memberikan nilai tambah bagi para petani.

Sebagai gambaran, KDS mencontohkan model koperasi pertanian Al-Ittifaq di Ciwidey yang mengelola hasil pertanian para anggotanya. Ia berharap rencana pengembangan koperasi di lingkungan yayasan dapat dipersiapkan dengan baik, termasuk kesiapan sumber daya manusia dan pengelolaannya, sehingga nantinya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Ke depan, kita akan melakukan pemetaan kembali dan memperkuat sinergi serta kolaborasi dengan Kementerian Agama dan pihak yayasan. Mudah-mudahan melalui kolaborasi ini, pengembangan MI Nahdatul Ilmi dapat terus didukung sehingga menjadi sarana pendidikan yang mumpuni untuk mencerdaskan anak bangsa,” ujar KDS.

Selain penguatan sarana pendidikan, KDS juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Menurutnya, guru harus terus mengembangkan kompetensi dan mampu mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi pesatnya arus informasi dan penggunaan media sosial.

Ia mengingatkan agar para pendidik senantiasa bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial serta memastikan informasi yang diterima maupun disampaikan bersumber dari referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Guru adalah salah satu pihak yang memberikan keilmuan kepada anak-anak dan siswanya. Maka, jangan pernah berhenti untuk belajar. Terus tingkatkan kapasitas agar mampu mengimbangi perkembangan zaman,” pesannya.

Peresmian MI Nahdatul Ilmi ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat akses dan kualitas pendidikan di Kecamatan Cimaung sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia Kabupaten Bandung yang unggul, mandiri, berkarakter, dan berakhlak mulia.(lsi)

Sumber : Diskominfo Bandung

Berita Terkait

Bandung Bedas Festival 2026, Bupati KDS: Dorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat, Perkuat Kecintaan Budaya Lokal
KDS Titip Masa Depan Pemuda kepada KNPI, dari Lapangan Kerja hingga Petani Milenial
Akselerasi Layanan Digital, Pemkot Bekasi Hadirkan Patriot Single Window untuk Transparansi Informasi
Pemkab Bandung Dorong Aparatur Profesional, Adaptif, dan Berorientasi Hasil
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, KDS Lepas Ratusan PMI dan Mahasiswa Al-Azhar Mesir
KDS Bawa Aspirasi Daerah, Minta Kebijakan LSD Segera Diselaraskan
Dorong Kualitas Layanan Publik, Bupati Bandung Bahas Optimalisasi RSUD Majalaya hingga Penataan Aset Daerah
KDS Tekankan Pentingnya Kesehatan dan Kebersamaan di Hari Osteoporosis Nasional

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Resmikan MI Nahdatul Ilmi di Cimaung, KDS Dorong Penguatan Pendidikan dan Pembentukan Generasi Berakhlak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bandung Bedas Festival 2026, Bupati KDS: Dorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat, Perkuat Kecintaan Budaya Lokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:22 WIB

KDS Titip Masa Depan Pemuda kepada KNPI, dari Lapangan Kerja hingga Petani Milenial

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:12 WIB

Akselerasi Layanan Digital, Pemkot Bekasi Hadirkan Patriot Single Window untuk Transparansi Informasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pemkab Bandung Dorong Aparatur Profesional, Adaptif, dan Berorientasi Hasil

Berita Terbaru