Satgas PRR Salurkan 31 Ambulans untuk RSUD dan Puskesmas

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, bantuan ambulans dari pihak swasta melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuktikan kuatnya konsep ketahanan nasional dan kepedulian sosial.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara penyerahan bantuan ambulans kepada daerah terdampak bencana yang digelar di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Dalam kesempatan itu, sebanyak 31 mobil ambulans dan sejumlah alat kesehatan dari pihak swasta diserahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah terdampak bencana.

Menurut Tito, dukungan dari sektor nonpemerintah menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda), dan berbagai pihak lainnya mencerminkan kuatnya ketahanan nasional Indonesia dalam menghadapi bencana. “Karena kita menangani bencana yang besar ini dengan kekuatan nasional kita sendiri,” ujar Tito.

Ia menambahkan, keterlibatan dunia usaha dalam memberikan bantuan juga menunjukkan tingginya kepedulian sosial serta semangat gotong royong untuk membantu masyarakat terdampak. Adapun donatur yang memberikan bantuan mobil ambulans tersebut, yakni PT Astra International Tbk, PT Indomobil Trada Nasional, dan Yayasan Imeco Bhakti Nusa.

Di sisi lain, Tito mengapresiasi langkah cepat Kemenkes dalam memulihkan fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah terdampak bencana. Ia menuturkan, sebagian besar rumah sakit dan Puskesmas telah kembali beroperasi dalam waktu relatif singkat setelah bencana terjadi. “Karena Pak Menkesnya turun langsung, kemudian juga mengirim relawan, relawannya saya ketemu banyak sekali, sampai di gunung-gunung, dan itu sangat membantu,” katanya.

Selain itu, pemerintah masih menargetkan penyelesaian pemulihan sejumlah faskes di tingkat desa. Berdasarkan data yang dihimpun, masih terdapat Puskesmas pembantu (pustu) yang tengah dalam proses penanganan.

Tak hanya fokus pada pemulihan faskes, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya percepatan penyaluran bantuan bagi nakes agar mereka dapat tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Supaya nakes mau membantu masyarakat, dia enggak memikirkan diri sendiri, sudah selesai dengan diri sendiri [karena sudah mendapat bantuan], kira-kira begitu,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan jajaran Kemenkes, serta perwakilan dari para donatur maupun Pemda penerima bantuan.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri ||Satgas PRR

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan
Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga
Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM
Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah
TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB