TP PKK Perkuat Peran Pemberdayaan Perempuan di Forum CSW70 Perserikatan Bangsa-Bangsa

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, New York – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menghadiri rangkaian sidang United Nations Commission on the Status of Women ke-70 (CSW70) yang diselenggarakan di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.

Sidang CSW70 merupakan forum global tahunan di bawah PBB yang membahas perkembangan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di seluruh dunia. Forum ini diikuti oleh delegasi dari sekitar 193 negara anggota PBB, badan-badan PBB, serta organisasi masyarakat sipil internasional.

Pelaksanaan CSW70 terdiri atas sejumlah rangkaian kegiatan utama, antara lain peringatan International Women’s Day, Opening Plenary and General Discussion, Ministerial Roundtable Dialogue, serta berbagai side event yang diselenggarakan oleh negara anggota dan organisasi internasional.

Tahun ini, CSW70 mengangkat tema utama “Ensuring and strengthening access to justice for all women and girls, including by promoting inclusive and equitable legal systems, eliminating discriminatory laws, policies and practices, and addressing structural barriers.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya memastikan perempuan dan anak perempuan memiliki akses yang setara terhadap sistem hukum, perlindungan keadilan, serta penghapusan berbagai hambatan struktural yang masih menghambat kesetaraan gender.

Kehadiran Ketum TP PKK dalam forum ini merupakan bagian dari partisipasi Indonesia dalam memperkuat upaya global dalam pemberdayaan perempuan serta perlindungan perempuan dan anak.

Sebagai gerakan pemberdayaan keluarga berbasis masyarakat yang menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan, TP PKK memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga melalui penguatan peran perempuan serta perlindungan perempuan dan anak di tingkat komunitas.

Selain menghadiri rangkaian sidang CSW70, Ketum TP PKK juga dijadwalkan menjadi panelis dalam side event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Republik Indonesia pada 12 Maret 2026 mendatang. Forum tersebut akan menghadirkan panelis dari Filipina, Singapura, dan Arab Saudi untuk berbagi pengalaman serta praktik baik dalam memperkuat akses keadilan bagi perempuan dan anak perempuan.

Melalui partisipasi dalam forum internasional ini, diharapkan semakin terbuka ruang kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarnegara dalam memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (nrl)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan
Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga
Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM
Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah
TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB