Tur “Menembus Lorong Waktu”, Loman Park Hotel Ajak Wisatawan Telusuri Sejarah Kotagede

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA – Sebelum Yogyakarta dikelilingi hiruk-pikuk modernitas, tanah Kotagede menjadi lokasi kelahiran peradaban besar Kerajaan Mataram Islam. Untuk menghidupkan kembali cerita kemegahan masa lalu tersebut, Loman Park Hotel Yogyakarta bekerja sama dengan Jogja Good Guide akan menggelar kegiatan tur sejarah bertajuk “Menembus Lorong Waktu: Eksplorasi Sejarah Mataram di Kotagede”.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, (31/1/26). Pukul 09.00 WIB hingga selesai di kawasan bersejarah Kotagede tidak sekadar berupa kunjungan biasa. Peserta akan diajak menyelami narasi mendalam tentang Kerajaan Mataram Islam yang dipandu oleh pemandu berpengalaman, serta diwajibkan menggunakan busana tradisional (kebaya/berkain) untuk menciptakan suasana yang lebih otentik.

Dengan investasi IDR 150.000 per peserta, setiap orang akan mendapatkan paket lengkap yang mencakup tur sejarah selama 2 jam, sajian kudapan tradisional dalam wadah ramah lingkungan (besekan snack), dokumentasi foto profesional, dan kesempatan memenangkan doorprize spesial.

Handono S. Putro, General Manager Loman Park Hotel Yogyakarta, menyampaikan tujuan kegiatan ini melalui program Loman Plesiran, yaitu memberikan pengalaman wisata yang bermakna bagi masyarakat dan wisatawan. “Kotagede adalah saksi bisu lahirnya Mataram, dan kami ingin menghidupkan kembali cerita-cerita tersebut dengan cara yang relevan dan menyenangkan,” ujarnya.

Pendaftaran sudah dibuka untuk umum dengan kuota terbatas guna menjaga kualitas acara. Calon peserta dapat melakukan registrasi dengan memindai kode QR pada poster resmi, menghubungi nomor +62 8888 35 35 35, atau melalui akun Instagram @lomanparkhotel (Aga)

Berita Terkait

250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi
GPM Soroti Sumbangan Komite MTsN 9 Sleman, Tekankan Prinsip Sukarela
Jelang WJNC 2026, Pawai Ekosistem Malioboro Semarakkan Kota Jogja
Sipotik Ungkap 700 Kasus Pengambilan Ganda Psikotropika di Sleman
UMY Corner Hadir di SMAN 1 Sedayu, Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan Lebih Luas
Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026
UMY dan MCUT Taiwan Teken MoA, Buka Peluang Kolaborasi Internasional
Hampir 60 Ribu Penerima Beasiswa, The Future Fest 2026 Dorong Perluasan Akses Pendidikan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:50 WIB

250 Ribu Pemuda Sleman Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:42 WIB

GPM Soroti Sumbangan Komite MTsN 9 Sleman, Tekankan Prinsip Sukarela

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Jelang WJNC 2026, Pawai Ekosistem Malioboro Semarakkan Kota Jogja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Sipotik Ungkap 700 Kasus Pengambilan Ganda Psikotropika di Sleman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Tarkeeb, Aplikasi AI Belajar Nahwu Karya Mahasiswa UMY, Raih Juara 1 di KMI Expo XVII 2026

Berita Terbaru