Wali Kota Bekasi Minta Klarifikasi Ketidakhadiran Ratusan ASN

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Kota Bekasi – Menyikapi laporan ketidakhadiran lebih dari 364 pegawai pada apel rutin Senin pagi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto langsung mengumpulkan para pegawai usai kegiatan olahraga bersama (sparko) di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (23/06).

Dalam arahannya, Tri tegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya melihat angka ketidakhadiran semata, melainkan ingin mengetahui secara langsung berbagai kendala yang dialami pegawai sehingga tidak tercatat hadir dalam sistem presensi mobile.

“Saya ingin tahu apa saja kendalanya. Apakah karena tugas dinas luar, ada persoalan pada sistem, atau faktor lainnya. Jangan sampai ada pegawai yang sebenarnya menjalankan tugas tetapi tercatat tidak hadir karena kendala administrasi atau teknis,” ujar Tri.

Menurutnya, apel pagi hanya dilaksanakan satu kali dalam sepekan sehingga diharapkan seluruh pegawai dapat hadir apabila tidak memiliki tugas kedinasan di luar atau kondisi tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tri mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi sementara, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan pegawai tidak tercatat hadir. Di antaranya kendala akses aplikasi presensi mobile, kesalahan saat melakukan klik presensi yang berujung pada status izin, tidak membawa telepon genggam, hingga kondisi darurat seperti merawat anak, istri, atau anggota keluarga yang sedang sakit.

“Ada juga yang memang sedang menjaga keluarga yang sakit sehingga tidak sempat melakukan presensi. Bahkan ada yang murni human error saat menggunakan aplikasi. Hal-hal seperti ini yang perlu kita klarifikasi bersama,” katanya.

Meski demikian, Tri tetap menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara dalam menjalankan kewajiban, termasuk mengikuti apel pagi sebagai bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Ia juga memberikan toleransi bagi pegawai yang memiliki alasan jelas, seperti sedang menjalankan tugas dinas luar atau menghadapi kondisi keluarga yang mendesak. Namun, menurutnya sistem presensi tidak selalu dapat mengakomodasi seluruh kondisi tersebut secara otomatis.

“Sistem tidak bisa langsung menoleransi semua kondisi. Karena itu diperlukan laporan dan klarifikasi kepada pimpinan agar kondisi sebenarnya dapat diketahui,” tegasnya.

Melalui evaluasi ini, Tri berharap tingkat disiplin pegawai dapat terus meningkat sekaligus mendorong perbaikan sistem presensi agar lebih akurat dan mampu mengakomodasi kondisi riil di lapangan.

“Harapannya ke depan disiplin pegawai semakin baik. Jika memang ada kendala, sampaikan kepada pimpinan untuk diklarifikasi sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam penilaian kehadiran,” tutupnya.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Hari Lansia Sedunia di Bekasi, 1.500 Lansia Ikut Fashion Show hingga Tampil Bermain Angklung
Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas Meriahkan HUT DWP ke-27 Kota Bekasi
Peringati Hari Keluarga Nasional, Wali Kota Bekasi Apresiasi Peran Kader PKK dalam Membangun Keluarga yang Tangguh
Persiapan Akreditasi, RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Survei Simulasi Mandiri
Potensi Budaya Sunda Digali, RW 14 Pekayon Jaya Diproyeksikan Jadi Kampung Tematik
Saluran Air Menyempit, Tri Adhianto Tinjau Langsung Perumahan Mandosi Permai
Penataan Kabel Udara Digencarkan, Pemkot Bekasi Dorong Seluruh Arteri Utama Gunakan Ducting
APEKSI Komwil III Perkuat Kolaborasi Hadapi Krisis Global

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Hari Lansia Sedunia di Bekasi, 1.500 Lansia Ikut Fashion Show hingga Tampil Bermain Angklung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Lomba Menyanyi Solo Antar Dinas Meriahkan HUT DWP ke-27 Kota Bekasi

Rabu, 30 September 2026 - 18:07 WIB

Peringati Hari Keluarga Nasional, Wali Kota Bekasi Apresiasi Peran Kader PKK dalam Membangun Keluarga yang Tangguh

Rabu, 30 September 2026 - 16:31 WIB

Persiapan Akreditasi, RSUD CAM Kota Bekasi Gelar Survei Simulasi Mandiri

Rabu, 30 September 2026 - 08:50 WIB

Potensi Budaya Sunda Digali, RW 14 Pekayon Jaya Diproyeksikan Jadi Kampung Tematik

Berita Terbaru

Yogyakarta

Pelaku Wellness Mulai Serbu Jogja, JCWF Catat Potensi Besar

Jumat, 2 Okt 2026 - 09:02 WIB

Yogyakarta

PMI Kota Yogyakarta Resmi Buka Bulan Dana 2026

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:48 WIB