Wamendagri Bima Arya: Praja IPDN Harus Jaga Nama Baik dan Konsistensi Selama Penugasan

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Aceh Tamiang — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tergabung dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan gelombang ketiga di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, agar mampu menjaga konsistensi kinerja. Ia menegaskan, gelombang ini berpotensi menjadi penugasan terakhir sehingga praja dituntut mengakhiri masa pengabdian di Aceh Tamiang dengan baik tanpa meninggalkan catatan negatif.

Penegasan tersebut disampaikannya saat menjadi pembina apel penerimaan Satuan Praja Pratama (praja tingkat satu) di Aceh Tamiang, Rabu (1/4/2026). Dalam arahannya, Bima juga mengingatkan kondisi Aceh Tamiang tiga bulan lalu yang berada dalam situasi sulit, dengan keterbatasan sarana dasar serta aktivitas pemerintahan yang sempat terhenti.

“Tiga bulan lalu tempat ini betul-betul lumpuh. Suasananya jauh berbeda ketika senior kalian memasuki tempat ini. Suasananya mencekam, tidak ada penerangan, tidak ada air, aktivitas lumpuh semua,” ujarnya.

Menurutnya, praja yang ditugaskan sebelumnya menghadapi kondisi yang jauh dari ideal. Namun, dalam kurun waktu tiga bulan, situasi berangsur pulih berkat kerja keras praja bersama pemerintah daerah (Pemda) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Saat ini, aktivitas pemerintahan telah kembali berjalan dan layanan publik mulai normal.

Meski demikian, Bima mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi praja tidak lantas lebih ringan, melainkan memiliki karakter yang berbeda. “Jangan salah memahami situasi membaca lapangan, jangan pernah menganggap enteng,” tegasnya.

Ia menjelaskan, jika sebelumnya praja berperan dalam pemulihan fungsi pemerintahan, maka pada tahap ini penugasan lebih menuntut keterlibatan langsung di tengah masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi serta memanfaatkan masa penugasan sebagai ruang pembelajaran. “Tolong selalu jaga nama baik dari institusi kebanggaan kita IPDN dan Kemendagri,” pesannya.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pengabdian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memulai dengan baik, tetapi juga oleh kemampuan menyelesaikan tugas dengan baik. “Perlombaan sering kali ditentukan bukan bagaimana kita start, tetapi bagaimana kita bisa menutup dan mengakhiri,” tandasnya.

Sebelum apel penerimaan, Bima juga meninjau langsung titik operasi di Dusun Bahagia dan Dusun Amalia yang akan menjadi lokasi penugasan praja. Di lokasi tersebut, praja akan difokuskan pada kegiatan pembersihan lumpur di rumah warga, drainase, serta jalan desa sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan pascabencana.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan
Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga
Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM
Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah
TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB