Menolak Lupa Legenda: Bagaimana Kopdar JKPC #3 Menjaga Warisan Abadi Koes Plus

JABAROKENEWS.COM, ‎YOGYAKARTA – Komunitas Jogja Koes Plus Community (JKPC) kembali menggelar kopi darat penuh kehangatan di Taman Kuliner Pasty, Jalan Bantul, Yogyakarta, Minggu (5/7/2026).

‎Suasana penuh kekeluargaan langsung terasa sejak pagi ketika puluhan anggota berkumpul menyanyikan lagu-lagu Koes Plus dan Koes Bersaudara secara bersama-sama.

‎Ketua JKPC, Hery Sutrisna Mumu, M.Pd., menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan memperkuat ikatan seluruh pecinta musik legendaris Indonesia.

‎”Tujuan utama kopdar bukan hanya bersenang-senang, tetapi mempererat tali persaudaraan di antara seluruh anggota,” ujar Hery disambut tepuk tangan peserta.

‎Ia mengatakan pertemuan rutin juga menjadi ruang bertukar pengalaman, berbagi wawasan, sekaligus memperkuat semangat melestarikan karya-karya Koes Plus kepada masyarakat luas.

‎”Musik Koes Plus menyatukan berbagai usia, profesi, dan latar belakang dalam semangat persaudaraan yang sama,” kata Hery.

‎Ketua Panitia Kopdar, Cahyanto, menyampaikan seluruh rangkaian acara dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh panitia serta dukungan berbagai pihak.

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola Taman Kuliner Pasty yang telah memberikan tempat nyaman untuk kegiatan ini,” ungkap Cahyanto.

‎Ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan sehingga acara berlangsung tertib, meriah, dan penuh kebersamaan.

‎Sesepuh JKPC, Wowo Sastro, berharap komunitas terus menjadi rumah bagi pecinta lagu-lagu Koes Plus sekaligus menjaga nilai persaudaraan antar anggota.

‎”Jadikan komunitas ini wadah saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama memajukan musik lokal,” pesan Wowo Sastro.

‎Menurutnya, kecintaan terhadap lagu-lagu Koes Plus harus diwujudkan melalui aksi nyata dengan terus mengenalkan karya-karya tersebut kepada masyarakat.

‎”Harapan terbesar kami adalah regenerasi sehingga generasi muda ikut mencintai dan melestarikan lagu-lagu Koes Plus,” tegasnya.

‎Ia menambahkan warisan musik Nusantara tidak boleh hilang ditelan perkembangan zaman karena memiliki nilai sejarah, budaya, dan pesan kehidupan yang kuat.

‎Seluruh peserta sepakat menjadikan kopdar sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperluas silaturahmi, serta menjaga semangat melestarikan musik legendaris Indonesia untuk masa depan.

‎Kopdar JKPC pun ditutup dengan penampilan lagu-lagu favorit Koes Plus yang dinyanyikan bersama, menjadi simbol bahwa karya legendaris tetap hidup di hati lintas generasi. (LSI)

sumber : WAW