Mahasiswa UAJY Perkuat Tata Kelola Aset Kalurahan dengan SIMANTAP

JABAROKENEWS.COM, ‎SLEMAN – Mahasiswa UAJY Yosafat William Sinar Wiharono melahirkan SIMANTAP untuk mendorong digitalisasi pengelolaan aset Kalurahan Condongcatur, Sleman, secara terpadu dan modern bagi pelayanan.

Mahasiswa Program Studi Akuntansi UAJY itu mengembangkan sistem tersebut melalui penelitian skripsi selama sekitar lima bulan di Condongcatur, Kabupaten Sleman, secara langsung.

Penelitian berlangsung 16 Maret hingga 14 Agustus 2026, sebelum Yosafat mempresentasikan hasil SIMANTAP kepada pemerintah kalurahan pada Jumat kemarin secara langsung langsung.

Presentasi berlangsung di Ruang Sasana Wicara Kantor Kalurahan Condongcatur, dihadiri Carik Riska Dian Nur Lestari dan perangkat terkait lainnya dalam agenda tersebut.

Yosafat mengatakan SIMANTAP berangkat dari observasi proses peminjaman serta penyewaan aset, kemudian diperkuat wawancara dengan perangkat kalurahan setempat secara mendalam untuk operasional.

“Kami mengidentifikasi proses administrasi dan kebutuhan pengelolaan aset,” ujar Yosafat, menjelaskan dasar pengembangan sistem digital tersebut bagi pemerintahan kalurahan setempat lebih lanjut.

Sistem berbasis Google Apps Script itu mencatat data aset, kategori, lokasi, pegawai, pihak eksternal, kondisi, hingga transaksi pemanfaatan aset digital untuk pengawasan.

SIMANTAP juga mengatur pencatatan peminjaman dan penyewaan, mencakup pengguna, periode penggunaan, status transaksi, serta proses pengembalian aset secara lebih tertib oleh pengelola.

Melalui dasbor, pengelola dapat memantau jumlah aset, ketersediaan unit, aset dipinjam, disewakan, hingga pendapatan dari penyewaan secara berkala dengan mudah dalam satu.

Sistem menyediakan laporan transaksi berdasarkan periode, pencatatan denda keterlambatan, visualisasi distribusi aset, serta riwayat aktivitas untuk memperkuat keterlacakan data optimal secara transparan.

“Semoga penelitian ini memberikan manfaat nyata, mendukung pelayanan masyarakat, dan menginspirasi digitalisasi tata kelola pemerintahan tingkat kalurahan,” kata Yosafat saat presentasi langsung.

Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengapresiasi inovasi tersebut, sekaligus memberikan masukan agar sistem dikembangkan sesuai kebutuhan administrasi dan regulasi aset yang berlaku secara berkelanjutan.

Carik Condongcatur Riska Dian Nur Lestari berharap SIMANTAP tidak berhenti sebagai karya akademik, melainkan terus disempurnakan untuk penggunaan pemerintahan secara nyata lokal.

“Kami mengapresiasi penelitian dan sistem yang dikembangkan. Semoga SIMANTAP dapat diaplikasikan untuk mendukung tertib administrasi pengelolaan aset kalurahan,” ujar Riska di Condongcatur.

‎Menurut Riska, teknologi informasi membantu pencatatan, monitoring, dan penelusuran data aset, tetapi pengembangannya harus mengikuti kebutuhan serta ketentuan berlaku di pemerintahan berkelanjutan.

Kaur Tata Laksana Andree Setiawan menilai metode dan sistem Yosafat cukup detail, aplikatif, serta berpeluang dikembangkan lebih luas lagi ke depannya pemerintahan.

“Sistemnya sudah bagus dan informasinya cukup detail. Jika disempurnakan, penerapannya berpotensi meluas dari kalurahan hingga pemerintahan kabupaten,” ujar Andree Setiawan secara berkelanjutan.(ady)