Bakti Sosial Sambut HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Dorong Budaya Bersih di Tengah Masyarakat

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA — KAWAL Indonesia menggelar bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) tersebut diisi dengan senam sehat dan aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Tugu Yogyakarta hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.

Koordinator KAWAL Kota Yogyakarta, Imelda Kambeswara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan KAWAL Indonesia yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kota sekaligus kontribusi bagi Indonesia.

“Dari Kota Yogyakarta kami berdampak untuk Indonesia. Kami mengadakan bersih-bersih kota. Jadi sambil di jalan kami juga mengedukasi orang-orang yang merokok agar tidak membuang puntung sembarangan dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Imelda kepada wartawan seusai kegiatan.

Menurut Imelda, kawasan Tugu dan Malioboro dipilih karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan di Yogyakarta. Melalui aksi tersebut, KAWAL ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan dapat dimulai dari ruang publik.

Peserta berjalan dari kawasan Tugu menuju Stasiun Tugu sambil mengumpulkan sampah yang ditemukan di sepanjang perjalanan. Mereka juga menyapa masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan tersebut turut diramaikan dengan senam sehat yang melibatkan para ibu.

Imelda berharap masyarakat yang berkunjung ke Yogyakarta ikut menjaga kebersihan kota. Menurutnya, predikat Yogyakarta sebagai kota istimewa juga perlu diwujudkan melalui perilaku masyarakat yang bersih, ramah, dan tertib.

“Jogja ini istimewa, istimewanya karena bersih, istimewanya karena orangnya bersahabat, ramah dan tertib. Jogjakarta sedang menuju masyarakat yang makmur, dan kita mempertahankan kemakmuran dengan menjaga kebersihan kota kita,” katanya.

Sementara itu, Founder sekaligus Ketua Umum KAWAL Indonesia, Sarlin Mataheru, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program KAWAL Indonesia dalam membangun kepedulian masyarakat.

KAWAL sendiri merupakan organisasi yang mengusung semangat perempuan sebagai sosok yang hadir untuk menjadi penolong dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Sarlin mengatakan aksi turun langsung ke lapangan sengaja dipilih karena kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui seminar atau edukasi di dalam ruangan.

“Karena ini dalam rangka hari ulang tahun Indonesia, setiap tahun kami memang langsung terjun di lapangan, bersih-bersih kota kita. Ini sebagai gambaran bahwa pemerintah ingin masyarakatnya bertanggung jawab dan peduli terhadap kesehatan lingkungan,” ujar Sarlin.

Menurutnya, kegiatan KAWAL tidak hanya berfokus pada aksi kebersihan. Organisasi tersebut juga menjalankan berbagai kegiatan seperti seminar, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi, serta program sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Ini adalah bagian dari kegiatan KAWAL. Tujuan KAWAL hadir adalah membangun sumber daya manusianya. Kami ingin dari Jogja bersuara untuk Indonesia sehat, Indonesia maju,” tuturnya.

Sarlin juga mengaitkan gerakan tersebut dengan nilai yang menjadi landasan KAWAL. Ia mengutip Amsal 14:1 yang menggambarkan perempuan bijak sebagai sosok yang membangun.

Menurut Sarlin, semangat tersebut diwujudkan dengan mendorong perempuan untuk mengambil peran dalam membangun keluarga, lingkungan, hingga masyarakat.

“Kita membangun kota, membangun supaya ada kepedulian terhadap generasi kita ke depan, generasi emas 2045. Dari sekarang kita melatih diri untuk bertanggung jawab dan melihat kesehatan mulai dari rumah dan lingkungan kita,” jelasnya.

Ia pun mengajak perempuan untuk tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan sosial, tetapi hadir dan mengambil bagian dalam memberikan solusi.

“Kalau saudara adalah wanita, maka saudara pasti mengerti fungsinya. Wanita adalah penolong. Kalau penolong, dia akan peka melihat kebutuhan-kebutuhan yang ada dan hadir di situ,” kata Sarlin.

Melalui bakti sosial tersebut, KAWAL Indonesia berharap gerakan menjaga kebersihan tidak berhenti pada momentum HUT RI ke-81, tetapi menjadi kebiasaan yang dimulai dari rumah, lingkungan sekitar, hingga ruang publik.

KAWAL juga membawa pesan agar semangat menjaga kebersihan dari Yogyakarta dapat menjadi bagian dari gerakan menuju Indonesia Sehat dan Indonesia Maju. (Aga)