51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra bersama pengurus PWI dan puluhan jurnalis

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra bersama pengurus PWI dan puluhan jurnalis

JABAROKENEWS.COM, SERANG – Sebanyak 51 wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten Angkatan ke-28 yang digelar di Aula Serba Guna Polda Banten, Selasa (22/9/2026).

UKW berlangsung selama dua hari, 22–23 September 2026. Sebelumnya, sebanyak 53 wartawan tercatat sebagai peserta, namun dua di antaranya mengundurkan diri sehingga 51 peserta menjalani rangkaian uji kompetensi.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dan fasilitasi langsung dari Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan dunia informasi yang semakin cepat.

UKW Angkatan ke-28 secara resmi dibuka oleh Kapolda Banten. Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari PWI Pusat, PWI Provinsi Banten, serta para tamu undangan yang hadir.

Ketua PWI Provinsi Banten Rian Nopandra menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas dukungan terhadap terselenggaranya UKW.

Menurut Rian, pelaksanaan UKW merupakan bagian penting dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Terlebih, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap cara informasi diproduksi, disebarluaskan dan dikonsumsi masyarakat. Kondisi tersebut membuat peningkatan kompetensi wartawan menjadi semakin penting.

Rian berharap para peserta dapat memanfaatkan proses UKW sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus mengevaluasi kualitas kerja jurnalistik yang selama ini dijalankan.

Menurutnya, kompetensi bukan hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam menghasilkan berita, tetapi juga menyangkut integritas, etika dan tanggung jawab wartawan kepada masyarakat.

Para peserta terlihat antusias mengikuti rangkaian pengujian sejak kegiatan dimulai. Mereka menjalani sejumlah tahapan untuk mengukur kemampuan sesuai standar kompetensi dalam profesi jurnalistik.

Sementara itu, Ketua Departemen Pendidikan dan Pelatihan PWI Pusat Jufri Alkatiri menegaskan bahwa pelaksanaan UKW memiliki makna penting dalam menjaga standar profesi di tengah perubahan dunia jurnalistik yang semakin dinamis.

Menurut Jufri, UKW tidak semata-mata menjadi tahapan yang dilalui wartawan untuk memperoleh pengakuan kompetensi. Proses tersebut juga menjadi bagian dari tanggung jawab profesi agar wartawan memiliki kemampuan yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Kompetensi itu, lanjutnya, harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, mulai dari menggali informasi, melakukan verifikasi, memahami persoalan hingga menghasilkan karya jurnalistik sesuai kaidah dan etika profesi.

“Uji Kompetensi Wartawan bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk menjaga profesionalisme wartawan,” tegas Jufri.

Jufri juga mengingatkan bahwa tantangan pers terus berkembang seiring perubahan teknologi serta pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Karena itu, wartawan dituntut terus meningkatkan kemampuan tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Banten atas dukungan dan fasilitasi terhadap penyelenggaraan UKW Angkatan ke-28 di Aula Serba Guna Polda Banten.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. menilai kompetensi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas profesi wartawan di tengah perubahan ekosistem informasi.

Menurutnya, tantangan wartawan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memperoleh dan menyampaikan informasi. Perkembangan teknologi juga menuntut wartawan semakin adaptif tanpa meninggalkan prinsip dan etika yang menjadi dasar profesinya.

Kapolda menekankan bahwa kompetensi harus terlihat dari bagaimana seorang wartawan menjalankan pekerjaannya secara profesional serta mampu mempertanggungjawabkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Kompetensi menunjukkan profesionalisme wartawan. Profesi ini harus terus dijaga dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Hengki.

Menurutnya, kemudahan teknologi dalam memperoleh maupun menyebarkan informasi harus diimbangi dengan kemampuan melakukan verifikasi. Kecepatan dalam menyampaikan informasi tidak boleh membuat akurasi dan ketelitian terabaikan.

Wartawan juga perlu terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi dapat menunjang kerja jurnalistik, tetapi tetap harus berjalan seiring dengan etika profesi.

Kapolda menambahkan, pers memiliki tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan informasi publik. Karena itu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus tetap memperhatikan akurasi dan keberimbangan.

Ia berharap kompetensi tidak dipandang hanya sebagai hasil dari sebuah proses pengujian, tetapi menjadi tanggung jawab yang tercermin dalam pelaksanaan tugas jurnalistik sehari-hari.

UKW PWI Provinsi Banten Angkatan ke-28 akan berlanjut hingga Rabu (23/9/2026). Sebanyak 51 peserta akan menyelesaikan rangkaian pengujian untuk mengukur kemampuan sesuai standar kompetensi wartawan.

Melalui UKW tersebut, PWI Banten berharap peningkatan kompetensi dapat berjalan beriringan dengan penguatan integritas dan profesionalisme, sehingga wartawan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. (*)

Berita Terkait

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dibuka, Kompetensi dan Integritas Wartawan Jadi Fokus di Era Digital
Di Tengah Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Tampil dan Jadi Sorotan
Perselisihan Jemaat GKPI Diselesaikan Secara Musyawarah, Kedua Pihak Berdamai

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:13 WIB

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Selasa, 22 September 2026 - 14:44 WIB

ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71

Berita Terbaru