Misteri Kerangka Manusia Pajangan Terungkap: Pihak Keluarga Kenali Ciri Khusus pada Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Bantul – Identitas kerangka manusia yang ditemukan di Pajangan, Bantul, mulai terungkap setelah keluarga mengenali ciri khas gigi korban, Muhammad Rofingi.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan keluarga mengenali ciri fisik jenazah, terutama susunan gigi yang dinilai sesuai dengan anggota keluarga mereka.

“Ciri-ciri tersebut sesuai dengan kondisi yang ditemukan dalam pemeriksaan medis terhadap jenazah,” ujar Rita, Rabu (21/10/2026).

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kerangka tersebut berjenis kelamin laki-laki, dengan perkiraan usia 28 hingga 40 tahun dan tinggi badan sekitar 160–165 sentimeter.

Polisi juga menemukan ciri khusus pada bagian gigi, yakni gingsul pada taring atas serta gigi depan atas yang tumbuh maju ke depan.

“Selain itu, terdapat ciri khas pada gigi,” kata Rita menjelaskan hasil pemeriksaan medis terhadap kerangka manusia tersebut.

Ciri-ciri itu kemudian dicocokkan dengan ingatan keluarga mengenai kondisi fisik Muhammad Rofingi, 33, warga Padukuhan Watugedug, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul.

Setelah mengenali karakteristik tersebut, keluarga meyakini kerangka yang ditemukan merupakan anggota keluarga mereka yang sebelumnya belum kembali ke rumah.

Pihak kepolisian kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga pada Selasa (20/10/2026), sekitar pukul 17.00 WIB, di wilayah Watugedug, Guwosari, Pajangan.

Jenazah diterima Mahsunah, kakak kandung Muhammad Rofingi. Penyerahan tersebut dilakukan Unit Reskrim Polsek Pajangan setelah proses pemeriksaan dan identifikasi terhadap kerangka selesai.

Sebelumnya, kerangka manusia itu ditemukan seorang warga yang sedang mencari burung di Padukuhan Kembangputihan, Guwosari, Senin (19/10/2026), sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat berada di kawasan tersebut, saksi melihat banyak burung beterbangan dari satu titik. Rasa penasaran mendorongnya mendatangi lokasi untuk memeriksa keadaan.

Namun, setibanya di lokasi, saksi justru menemukan kerangka manusia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi agar segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas Polsek Pajangan bersama tim Inafis Polres Bantul mendatangi lokasi untuk memeriksa temuan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kerangka kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna membantu proses identifikasi berdasarkan karakteristik fisik yang ditemukan.

Dari pemeriksaan awal, kondisi tubuh korban diketahui telah mengalami kerusakan cukup parah. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar empat hingga lima bulan atau lebih sebelumnya.

Meski keluarga telah mengenali ciri fisik korban, penyebab kematian Muhammad Rofingi hingga kini belum dapat dipastikan. Polisi masih mendalami peristiwa tersebut.

“Untuk penyebab kematian masih belum bisa ditentukan,” tegas Rita, seraya memastikan penyelidikan tetap berjalan untuk mengungkap kejadian yang dialami korban.

Polisi kini mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berkaitan dengan temuan kerangka tersebut. Langkah itu diharapkan membantu mengungkap kronologi sebelum korban ditemukan di Kembangputihan.

Identitas yang diyakini keluarga menjadi perkembangan penting dalam penanganan kasus ini. Namun, penyebab kematian dan rangkaian peristiwanya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.(waw)

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Sumbing Hanguskan 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Berjibaku Pemadaman Tiga Hari
Sertijab Dandim Yogyakarta Dihadiri Danrem, Pangdam Tekankan Kesiapsiagaan Bencana di Daerah
Gelombang Demo Eropa, Pakar UMY Soroti Persoalan Ekonomi dan Energi
Ketahanan Sosial Indonesia Diuji oleh Persoalan Layanan Publik dan Lingkungan
UWM Yogyakarta Dorong Pengembangan Human Capital Berbasis Integritas
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional
UMY Mulai Pembangunan Gedung SMP MSUS di Sleman, Bupati Harda Pastikan Dukungan Pemkab

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Misteri Kerangka Manusia Pajangan Terungkap: Pihak Keluarga Kenali Ciri Khusus pada Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing Hanguskan 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Berjibaku Pemadaman Tiga Hari

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Sertijab Dandim Yogyakarta Dihadiri Danrem, Pangdam Tekankan Kesiapsiagaan Bencana di Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gelombang Demo Eropa, Pakar UMY Soroti Persoalan Ekonomi dan Energi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Ketahanan Sosial Indonesia Diuji oleh Persoalan Layanan Publik dan Lingkungan

Berita Terbaru