Bangun Jalan Desa Sejahtera: Andra Soni Pastikan Petani Tak Lagi Sulit Akses Sawah

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani

Gubernur Banten Andra Soni meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani

JABAROKENEWS.COM, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meninjau calon lokasi yang akan dijadikan percontohan pelaksanaan program Jalan Usaha Tani (JUT) di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Senin (26/5/2025). Program JUT untuk konektivitas dan kelancaran antar sentra produksi pertanian yang ditinjau itu mencapai 7.050 meter atau 7,05 kilometer.

Andra Soni mengungkapkan, Program JUT merupakan bagian dari Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) karena masuk jalan desa. Program JUT untuk desa yang masuk ke persawahan atau sentra produksi pertanian.

“Kendaraan yang melintas juga akan kita batasi, khusus untuk pengangkut pertanian saja,” jelasnya.

Menurut Andra Soni, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak menjadi salah satu sentra produksi padi di Provinsi Banten. “Luas hamparan sawah yang membentang itu menjadi pasokan lumbung pangan nasional, sehingga harus dijaga dan dioptimalkan,” ucapnya.

Maka dari itu, lanjut Andra Soni, pemerintah hadir untuk menampung seluruh keluhan para petani, terutama berkenaan dengan akses jalan ke sawah mereka.

Andra Soni menegaskan jika dirinya terus melakukan koordinasi yang intensif bersama DPRD berkaitan dengan alokasi anggaran JUT agar bisa masuk ke Perubahan APBD 2025, sehingga Program JUT bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memberikan solusi terhadap keluhan para petani. Sesuai dengan apa yang telah kami canangkan agar terjadi konektivitas antar wilayah dan sumber pangan daerah,” ujarnya.

Ada tiga lokasi yang ditinjau untuk dijadikan pilot project pelaksanaan Program JUT di tiga desa dengan panjang jalan 7.050 meter. Sedangkan luasan lahan pertanian yang terkoneksi mencapai 1.147 hektar. Dengan rincian di Desa Cisarap 412 hektar, Desa Parung Panjang 215 hektar, serta Cipedang 215 hektar.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan JUT dibangun pada Kawasan pertanian tanaman pangan untuk pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian serta mengangkut hasil produk pertanian dari lahan pertanian menuju tempat pengumpulan sementara, tempat pengolahan atau pasar.

“Dengan JUT ini juga akan terbangun konektivitas yang baik. Terjadi efisiensi di usaha petani,” kata Agus.(Sya)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Andra Soni Minta Penataan Kabel SJUT Perkuat Wajah Kota yang Rapi dan Asri
Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda
Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta
ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer
Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71
Kapolda Banten Beri Motivasi Peserta UKW PWI: Tetap Kritis, Jaga Etika dan Akurasi
UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dibuka, Kompetensi dan Integritas Wartawan Jadi Fokus di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 08:17 WIB

Andra Soni Minta Penataan Kabel SJUT Perkuat Wajah Kota yang Rapi dan Asri

Selasa, 22 September 2026 - 16:13 WIB

Ketua TP PKK Banten Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Selasa, 22 September 2026 - 15:39 WIB

51 Wartawan Jalani UKW Angkatan ke-28, PWI Banten Apresiasi Dukungan Kapolda

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Cerita di Balik UKW PWI Banten, Tegang Hadapi Penguji hingga Jadi Pengalaman Baru Peserta

Selasa, 22 September 2026 - 14:44 WIB

ADMM-Plus Trident Resolve 2026 Digelar di Banten, 19 Negara Perkuat Kerja Sama Militer

Berita Terbaru