DLH Yogyakarta Gelar Uji Emisi Gratis, Kendaraan Dinas dan Pribadi Jadi Sasaran

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menguji opasitas gas buang mobil dinas BPBD Kota Yogyakarta jenis Mitsubishi Triton dalam program uji emisi gratis di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026).

Petugas menguji opasitas gas buang mobil dinas BPBD Kota Yogyakarta jenis Mitsubishi Triton dalam program uji emisi gratis di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026).

JABAROKENEWS.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta membuka layanan uji emisi gratis bagi kendaraan dinas dan pribadi masyarakat selama dua hari berturut-turut di Balai Kota Yogyakarta resmi.

Program tersebut digelar Dinas Lingkungan Hidup sebagai rangkaian Road to HUT ke-270 Kota Yogyakarta di Kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Uji emisi berlangsung Selasa dan Kamis, 22 serta 24 September 2026, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB setiap harinya bagi masyarakat.

Kepala DLH Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq mengatakan layanan menyasar kendaraan roda empat dan sepeda motor berbahan bakar bensin maupun solar milik masyarakat.

“Kita mempunyai target Kota Yogyakarta menjadi kota yang lingkungannya nyaman, aman, sehat, bersih, dan asri,” kata Rajwan saat memberikan keterangan, Selasa (22/9/2026).

Menurut Rajwan, udara bersih dan nyaman dihirup menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pengelolaan lingkungan perkotaan Yogyakarta yang sehat dan berkelanjutan.

“Harapan kita dengan kendaraan yang kita uji ini berada di bawah ambang batas polusi udara atau emisi udara,” ujarnya kepada wartawan.

Untuk kendaraan bensin, petugas menguji kadar karbon monoksida dan hidrokarbon yang terkandung dalam gas buang kendaraan bermotor tersebut secara langsung.

Sementara kendaraan berbahan bakar solar menjalani pengujian opasitas untuk mengukur tingkat kepekatan asap gas buang kendaraan sesuai standar berlaku.

Rajwan menjelaskan setiap kendaraan memiliki batas ambang baku mutu berbeda sesuai tahun pembuatan dan karakteristik bahan bakarnya masing-masing di Indonesia.

“Kalau nanti dari hasil pengujian tidak memenuhi ambang batas baku mutu atau tidak lolos emisi, kami berikan rekomendasi,” terangnya.

Kendaraan yang tidak lolos akan direkomendasikan menjalani perbaikan atau servis agar emisinya kembali memenuhi ketentuan baku mutu lingkungan yang berlaku.

DLH juga akan berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta yang memiliki perangkat pengujian KIR kendaraan bermotor untuk mendukung pengawasan emisi.

“Harapannya nanti kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi di Kota Yogyakarta betul-betul memenuhi baku mutu emisi,” kata Rajwan dalam kesempatan tersebut.

Setiap hari, DLH menargetkan sekitar 60 kendaraan mengikuti pemeriksaan gratis yang digelar di Kompleks Balai Kota Yogyakarta selama dua hari.

Rajwan menyebut kualitas udara Kota Yogyakarta secara umum berada pada angka 10 berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU.

Angka tersebut masuk kategori baik, dengan sejumlah parameter pengukuran antara lain kadar karbon monoksida dan hidrokarbon di udara Kota Yogyakarta.

Pada hari pertama, sebagian besar kendaraan dinas Pemkot Yogyakarta dinyatakan lolos dan memperoleh stiker penanda telah memenuhi standar emisi kendaraan.

Petugas Inspektorat Kota Yogyakarta Andre mengatakan kendaraan dinas yang dibawanya lolos uji karena rutin menjalani perawatan dan servis berkala.(waw)

Berita Terkait

KH Asyhari Abdullah Tamrin Berpulang, Dedikasi Dakwah Ulama NU Dikenang
50 Mahasiswa UWM Dapat Beasiswa Istimewa, Pemda DIY Perkuat Dukungan Pendidikan
Laporan Polisi BAM Ditanggapi Kuasa Hukum FN, Keterangan Jadi Sorotan
Liga Seri A Sleman Kembali Bergulir, Bupati Harda Dorong Pembinaan Talenta Muda
Balai Yasa Yogyakarta Juara Tarik Lokomotif 84 Ton, Korem 072 Pamungkas Raih Posisi Kedua
JBM Jadi Ruang Belajar Anak, Lurah Tahunan Dorong Partisipasi Warga
‎Api Meluas, Pohon Pinus Tumbang, Tim Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla
‎Susanto Dwi Antoro Buka Merti Kampung Gambiran, Bergerak Lestarikan Budaya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:42 WIB

KH Asyhari Abdullah Tamrin Berpulang, Dedikasi Dakwah Ulama NU Dikenang

Kamis, 24 September 2026 - 10:36 WIB

50 Mahasiswa UWM Dapat Beasiswa Istimewa, Pemda DIY Perkuat Dukungan Pendidikan

Kamis, 24 September 2026 - 08:28 WIB

Laporan Polisi BAM Ditanggapi Kuasa Hukum FN, Keterangan Jadi Sorotan

Kamis, 24 September 2026 - 08:20 WIB

Liga Seri A Sleman Kembali Bergulir, Bupati Harda Dorong Pembinaan Talenta Muda

Kamis, 24 September 2026 - 08:12 WIB

Balai Yasa Yogyakarta Juara Tarik Lokomotif 84 Ton, Korem 072 Pamungkas Raih Posisi Kedua

Berita Terbaru

Suasana hangat Bupati Bandung dan Wakil Ketua Komisi II DPR RI.

Bandung

Kebijakan LSD Bergulir, KDS Tekankan Kepastian Tata Ruang

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:31 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung yang dihadiri anggota dewan dan jajaran pemerintah daerah di ruang sidang paripurna.

Bandung

KDS Dorong Raperda DPRD Tak Berhenti di Aspek Yuridis

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:24 WIB