Gubernur Banten: Penanganan Banjir SMAN 15 Butuh Kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Kota

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Lebak – Gubernur Banten Andra Soni meninjau SMAN 15 Kota Tangerang yang kerap terdampak banjir . Dalam kunjungannya, ia menegaskan perlunya langkah konkret untuk mencegah risiko kerusakan bangunan maupun terganggunya proses belajar mengajar.

Andra mengatakan, SMAN 15 Kota Tangerang awalnya dibangun pada masa kewenangan pemerintah kota. Lokasinya berada di kawasan padat penduduk dan dekat dengan Danau Situ Bulakan Periuk.

“Kami meninjau untuk memastikan harus ada tindakan dan upaya,” kata Andra Soni di Jalan Villa Tangerang Regensi, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, langkah utama adalah mengurangi risiko yang tidak diinginkan khususnya jika berdampak bagi siswa. Termasuk jika ada dampak pada bangunan sekolah.

“Salah satunya risiko kegagalan konstruksi,” paparnya.

Andra menjelaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Ada dua opsi penanganan yang disiapkan.

“Kalau memungkinkan, sekolah akan direhabilitasi. Namun jika secara teknis tidak memungkinkan, ada opsi relokasi tetap di Kecamatan Periuk, tidak jauh dari lokasi sekarang,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengapresiasi pendampingan jajaran Pemkot Tangerang. Penanganan masalah pendidikan, memang perlu kolaborasi antar pihak.

“Kehadiran bapak wali kota Tangerang ini bentuk kolaborasi kuat antara provinsi dan kota. Kita terus berkolaborasi dalam menangani permasalahan pelayanan masyarakat,” tutur Andra.

Kepala SMAN 15 Kota Tangerang, Niniek Nurcahya membenarkan bahwa sekolah sudah lama menghadapi masalah banjir. Bahkan sekolah pernah meliburkan siswa karena banjir.

“Kalau banjir memang dari dulu. Lima tahun lalu sempat sampai meliburkan siswa,” jelasnya.

Namun, genangan air kerap terjadi di halaman sekolah jika intensitas hujan tinggi. “Genangan hanya di halaman, jadi proses belajar mengajar tetap kita lanjutkan,” tambahnya.

Menurut Niniek, ketinggian banjir pernah mencapai empat puluh sentimeter. Hal ini sering membuat siswa kesulitan menuju sekolah hingga ke ruang kelas.

“Kesulitan utama justru di perjalanan. Anak-anak sering terhambat banjir saat menuju sekolah,” katanya.

Meski lapangan sekolah terendam banjir, pihak sekolah tetap memberi kelonggaran jika para siswa sudah berusaha hadir. Yang terpenting mereka semangat untuk belajar di sekolah.

“Kami fleksibel. Kalau musim banjir mereka semangat datang dengan susah payah dari rumah menuju sekolah, tetap kami terima,” ungkapnya.(NR)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Siapkan Generasi Unggul di Banten, Wagub Dimyati Ajak Santri Jadi Benteng Moral dan Kemajuan Bangsa
Momen Hari Santri: Gubernur Banten Andra Soni Siapkan Pergub untuk Dorong Kemandirian Pesantren
Achmad Dimyati Natakusumah: Generasi Muda Harus Unggul dan Berbudi Pekerti
Pemprov Banten Perkuat Integritas Birokrasi demi Pembangunan yang Bermanfaat
Tinawati Andra Soni Ajak Kader PKK Wujudkan Pekarangan Produktif dan Ramah Lingkungan
Tingkatkan Legalitas dan Pendapatan Daerah, Gubernur Andra Soni Usulkan Raperda Perubahan BMD
Gubernur Banten Apresiasi Kesigapan Nelayan dalam Evakuasi KMP Batumandi
Polda Banten Tingkatkan Pengawasan Internal, Wakapolda Tekankan Bahaya Radikalisme dan Intoleransi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Siapkan Generasi Unggul di Banten, Wagub Dimyati Ajak Santri Jadi Benteng Moral dan Kemajuan Bangsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Momen Hari Santri: Gubernur Banten Andra Soni Siapkan Pergub untuk Dorong Kemandirian Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Achmad Dimyati Natakusumah: Generasi Muda Harus Unggul dan Berbudi Pekerti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Pemprov Banten Perkuat Integritas Birokrasi demi Pembangunan yang Bermanfaat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Kader PKK Wujudkan Pekarangan Produktif dan Ramah Lingkungan

Berita Terbaru