JABAROKENEWS.COM, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi – Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Islam Al-Khairiyah menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Lapangan Kampus MTs dan MA Al-Khairiyah, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari unsur pemerintah desa, organisasi keagamaan, pengurus yayasan, tenaga pendidik, serta santri dan santriwati Al-Khairiyah.
Upacara dilaksanakan dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang kontribusi ulama dan santri dalam perjuangan bangsa sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan nasional.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Khairiyah sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Muhammad Jamil, SE, S.Sos. Kegiatan ini mengajak para peserta untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, keikhlasan, dan pengabdian yang diwariskan para ulama dan santri terdahulu.
Sejumlah unsur turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Desa Setiamekar Kasan Abdullah, S.Sos., MM., pengurus DPD Al-Khairiyah Bekasi, pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Setiamekar, Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Setiamekar, kepala madrasah MI, MTs, dan MA Al-Khairiyah, serta dewan guru dan santri dari berbagai jenjang pendidikan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan partisipasi lembaga pendidikan, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, dan lingkungan madrasah dalam penyelenggaraan peringatan Hari Santri Nasional.
Memperkuat Peran Santri dalam Membangun Bangsa
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat akan peran santri dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara. Di tengah perkembangan zaman, santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi terhadap kemajuan teknologi.
Tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang berintegritas, berpengetahuan, memiliki kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Sejalan dengan semangat tersebut, Yayasan Pendidikan Islam Al-Khairiyah terus berupaya menyelenggarakan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, penguasaan ilmu pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan pembentukan akhlak mulia.
Melalui pendidikan di jenjang MI, MTs, dan MA, Al-Khairiyah berupaya membentuk peserta didik yang religius, cerdas, terampil, inovatif, dan berkarakter agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Harapan Al-Khairiyah pada Hari Santri Nasional 2026
Dalam momentum Hari Santri Nasional 2026, keluarga besar Al-Khairiyah Bekasi berharap para santri dan santriwati semakin bersemangat dalam menuntut ilmu, menghormati guru, memuliakan orang tua, serta menerapkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Para santri juga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, disiplin, kreatif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta kecintaan terhadap tanah air.
Selain itu, penguatan kerja sama antara yayasan, madrasah, pemerintah, organisasi keagamaan, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat terus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.
Melalui peringatan ini, Yayasan Pendidikan Islam Al-Khairiyah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membentuk generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semangat Hari Santri diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan belajar, pengamalan nilai-nilai agama, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi positif bagi masyarakat.(lsi)
Selamat Hari Santri Nasional 2026.
Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.
Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Islam Al-Khairiyah
MI – MTs – MA Al-Khairiyah
Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi















