Eko Suwanto: HP Harus Dimanfaatkan Secara Produktif dan Bertanggung Jawab

JABAROKENEWS.COM, Jogja – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar diseminasi konten positif dan literasi keamanan informasi bertema “Waspada Hoaks, Jaga Privasi di Era Digital”, Selasa (10/2/2026), di Edotel Kenari Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital masyarakat di tengah masifnya arus informasi melalui telepon genggam. Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menegaskan pentingnya efisiensi dalam penggunaan handphone (HP) di era serba digital saat ini. Menurut dia, masyarakat tidak boleh sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga harus cerdas, produktif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. “HP itu alat, bukan tujuan. Gunakan secara efisien sesuai kebutuhan. Jangan sampai waktu, energi, bahkan kuota habis hanya untuk hal-hal yang tidak produktif,” ujar Eko.

Ia mengingatkan, penggunaan gawai yang berlebihan tanpa kontrol justru dapat menurunkan kualitas interaksi sosial dan produktivitas. Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa penggunaan HP secara baik dan benar harus dimulai dari kesadaran menjaga privasi, menyaring informasi, serta tidak mudah membagikan konten yang belum terverifikasi. “Saring sebelum sharing. Jangan ikut menyebarkan hoaks. Kita harus jadi bagian dari solusi, bukan memperkeruh suasana,” tegasnya. Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan HP sebagai sarana peningkatan ekonomi.

Menurut Eko, dari genggaman tangan, masyarakat bisa membuka peluang usaha melalui platform digital, pemasaran daring, hingga monetisasi konten kreatif. “Kalau dikelola dengan benar, HP bisa menghasilkan uang. Banyak UMKM naik kelas karena cerdas memanfaatkan media sosial dan marketplace,” katanya.
‎Melalui kegiatan literasi digital ini, Eko berharap masyarakat DIY semakin bijak dalam bermedia digital, mampu menjaga keamanan data pribadi, sekaligus menjadikan teknologi sebagai alat untuk memperkuat kesejahteraan. “Teknologi harus kita kendalikan, bukan kita yang dikendalikan teknologi,” pungkasnya.(waw)