Mr. Daniel Soroti Pentingnya Kolaborasi Global dalam Seminar Internasional di Bekasi
JABAROKENEWS.COM, KOTA BEKASI – STIE Tri Bhakti menggelar seminar internasional yang mengangkat tema kolaborasi global sebagai upaya memperluas wawasan dan jaringan akademik lintas negara. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, dengan menghadirkan pembicara internasional, Mr. Daniel dari Ho Chi Minh City University of Economics and Finance, Vietnam.
Dalam pemaparannya, Mr. Daniel menjelaskan bahwa seminar ini berfokus pada pentingnya kolaborasi internasional sebagai sarana untuk saling belajar antarnegara. Menurutnya, Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman yang tinggi memiliki perspektif unik yang sangat berharga untuk dibagikan di tingkat global.
“Seminar ini menjadi ruang untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman. Saya percaya kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan agar kolaborasi global semakin kuat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa meskipun dirinya telah beberapa kali mengikuti seminar, ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi pembicara di Indonesia. “Ini pengalaman yang sangat berharga. Selama tiga hari, kami bisa berdiskusi lebih mendalam, memperluas jaringan, dan memahami perspektif Indonesia dalam konteks internasional,” tambahnya.
Seminar ini dipandu oleh Keri Boru Hotang, S.E., M.Ak., dosen Program Studi S1 Akuntansi sekaligus Wakil Ketua II Bidang Non Akademik STIE Tri Bhakti. Kegiatan berjalan interaktif dengan melibatkan peserta dari berbagai latar belakang.
Peserta seminar didominasi oleh mahasiswa STIE Tri Bhakti dari berbagai semester, khususnya dari jurusan bisnis dan akuntansi yang memiliki ketertarikan pada ekonomi global. Meski demikian, seminar ini terbuka untuk semua jurusan. Selain mahasiswa, kegiatan ini juga diikuti oleh 10 pelaku UMKM dari Kecamatan Rawalumbu serta dosen dari perguruan tinggi lain, termasuk dari Muhammadiyah Bekasi.
Mr. Daniel menambahkan bahwa di kampusnya, kegiatan seminar serupa rutin dilaksanakan dengan menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang profesional. Hal ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan global.
Sebagai penutup, Mr. Daniel menegaskan komitmennya dalam berbagi ilmu pengetahuan. “Pengetahuan tidak seharusnya disimpan sendiri. Harus dibagikan agar memberikan manfaat yang lebih luas dan menciptakan dampak positif bagi banyak orang,” tutupnya.
Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama internasional serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis.(sri)

