Pakar Tekankan Nilai Tambah Produk Pascapanen dalam Webinar UWM

‎JABAROKENEWS.COM, SLEMAN – Program Studi Teknologi Pangan Universitas Widya Mataram (UWM) menggelar webinar bertema inovasi pascapanen dan keamanan pangan di era industri 5.0, Sabtu (18/4).

Kegiatan ini diikuti 95 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, hingga praktisi.

“Webinar ini menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman terkait pengelolaan pangan yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar panitia dalam keterangannya.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UWM, Eman Darmawan, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM di sektor pangan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen akademik kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Eman.

Ia menambahkan, “Inovasi pascapanen dan sistem keamanan pangan harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama di era industri 5.0.”

Pada sesi pertama, Prof. Dwiyati Pujimulyani memaparkan inovasi pengolahan hasil pertanian.

“Produk pascapanen tidak boleh berhenti sebagai bahan mentah, tetapi harus diolah menjadi produk bernilai tambah,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengembangan olahan berbasis rempah yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menyehatkan.

“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan generasi muda,” tambahnya.

Sesi kedua menghadirkan Dr. Cahyo Budiyanto yang membahas sistem keamanan pangan modern.

“Implementasi HACCP dan digital traceability menjadi kunci dalam menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir,” jelas Cahyo. Ia juga menyoroti peran teknologi.

“Pemanfaatan kecerdasan buatan bisa meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian mutu pangan,” katanya.

Webinar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang aktif dari peserta.

“Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu pangan,” ujar penyelenggara.

Di akhir acara, peserta mendapatkan sertifikat digital.

“Harapannya, ilmu ini bisa langsung diterapkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tutup panitia. (andriyani)