Pemda DIY Perkuat Pengawasan Dana Kalurahan, Korupsi Jadi Perhatian Bersama

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jogja – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menghadiri kegiatan penguatan tata kelola dana kalurahan/kelurahan di DIY.

Acara bertajuk Laku Sasmita Amrih Nirmala ini digelar di Taman Budaya Embung, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama menciptakan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan bebas korupsi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY Anggoro Sukartono, serta Wakil Kepala Kortas Tipikor Polri Boro Windu Danandito.

Hadir pula Deputi KPK RI Ely Kusumastuti bersama jajaran Forkopimda, bupati/wali kota, hingga lurah se-DIY.

“Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi bentuk keseriusan bersama dalam menjaga amanah rakyat,” ujar salah satu pejabat yang hadir.

Kepala Dinas PMK2PS DIY KPH Yudanegara menekankan makna filosofi kegiatan tersebut.

“Laku Sasmita Amrih Nirmala mengajarkan kepekaan, kehati-hatian, dan kewaspadaan dalam mengelola dana publik,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Dengan besarnya anggaran kalurahan, integritas dan komitmen menjadi kunci agar tidak terjadi penyimpangan.”

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X juga menegaskan pentingnya tanggung jawab moral pemerintah.

“Pemerintah harus menjadi penjaga amanah rakyat dengan menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” katanya.

Ia menambahkan, “Kalurahan dan kelurahan adalah garda terdepan pelayanan publik, sehingga tata kelola keuangannya harus tertib, efisien, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.”

Sementara itu, Brigjen Pol. Boro Windu Danandito mengingatkan potensi kerawanan korupsi.

“Penyalahgunaan wewenang, proyek fiktif, hingga pungutan liar harus diwaspadai,” ujarnya. Senada, Deputi KPK RI Ely Kusumastuti menegaskan,

“Penguatan tata kelola dana desa adalah langkah strategis menekan korupsi dari level paling bawah.”

Ia menambahkan, “Pengawasan dan partisipasi masyarakat harus terus ditingkatkan agar tercipta pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.” (waw)

Berita Terkait

Mengenal Yunan Helmi, Produser dan Komposer Nasional di Balik Ratusan Karya Musik Indonesia
Mahasiswa Teknik Industri UWM Belajar Dunia Manufaktur dari PT Amerta Indah Otsuka
Kasus Keracunan MBG di Dlingo: BGN DIY Beri Teguran Keras Usai Oknum Petugas Cemooh Korban
Video Pegawai SPPG Muntuk Diduga Olok Korban Keracunan MBG Viral, JPW Bereaksi
Usai Video Dugaan Pungutan Viral, Ulasan Bintang Satu Bermunculan di Google Maps Bolosego
Kodim Wonosobo Sapa Warga Lewat Bakti Sosial, Donor Darah, dan Pembagian Sembako
Lewat PETUNRA 2026, Diskominfo Sleman Dorong KIM Kemasan Informasi Publik Lebih Kreatif
Tutup FKY 2026, Paku Alam X Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Kebudayaan Yogyakarta

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:52 WIB

Mengenal Yunan Helmi, Produser dan Komposer Nasional di Balik Ratusan Karya Musik Indonesia

Senin, 21 September 2026 - 11:44 WIB

Mahasiswa Teknik Industri UWM Belajar Dunia Manufaktur dari PT Amerta Indah Otsuka

Senin, 21 September 2026 - 09:27 WIB

Kasus Keracunan MBG di Dlingo: BGN DIY Beri Teguran Keras Usai Oknum Petugas Cemooh Korban

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

Video Pegawai SPPG Muntuk Diduga Olok Korban Keracunan MBG Viral, JPW Bereaksi

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

Usai Video Dugaan Pungutan Viral, Ulasan Bintang Satu Bermunculan di Google Maps Bolosego

Berita Terbaru