Mahasiswa Teknik Industri UWM Belajar Dunia Manufaktur dari PT Amerta Indah Otsuka

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, ‎JOGJA – Mahasiswa Teknik Industri UWM mengasah wawasan manufaktur melalui kunjungan industri daring ke PT Amerta Indah Otsuka dalam rangkaian Dies Natalis langsung bagi mahasiswa.

Kegiatan tersebut digelar Jumat (18/9), diikuti puluhan mahasiswa, sekaligus menjadi sarana mempertemukan teori perkuliahan dengan praktik industri secara langsung di dunia kerja.

Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UWM merancang kunjungan ini untuk memperkuat kompetensi mahasiswa menghadapi dunia kerja secara berkelanjutan dan terarah.

Intan Permatasari, dosen Teknik Industri UWM, menegaskan kunjungan industri menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa dalam pembelajaran teknik industri secara nyata terarah.

“Kegiatan kunjungan industri ini merupakan agenda penting bagi kami untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di dunia industri,” ujar Intan secara langsung.

Menurut Intan, PT Amerta Indah Otsuka menjadi mitra belajar yang memberikan gambaran konkret mengenai pengelolaan industri manufaktur modern bagi mahasiswa Teknik Industri UWM.

Perusahaan tersebut berada dalam naungan Otsuka Pharmaceutical Jepang dan dikenal menerapkan disiplin operasional, efisiensi produksi, manajemen mutu, serta kepedulian lingkungan dalam operasional perusahaan.

Melalui factory tour virtual, mahasiswa diajak menyaksikan rangkaian produksi pabrik PT Amerta Indah Otsuka yang berlokasi di Kejayan, Pasuruan secara menyeluruh kepada peserta.

Mahasiswa mempelajari proses manufaktur secara higienis dan terintegrasi, mulai pembentukan resin plastik hingga pengemasan produk sebelum didistribusikan kepada konsumen sebelum proses distribusi berjalan.

Proses produksi yang diperkenalkan mencakup blow molding, filling, hingga paletizing sebagai tahapan penting dalam menghasilkan produk siap distribusi bagi sistem manufaktur modern Indonesia.

Materi tersebut membuat mahasiswa dapat menghubungkan teori sistem produksi dengan penerapan standar kerja, efisiensi, kualitas, dan keselamatan dalam industri secara profesional di lapangan.

Antusiasme mahasiswa semakin terlihat ketika sesi tanya jawab dibuka setelah peserta mengikuti pemaparan serta tur pabrik secara virtual bersama narasumber perusahaan dan mahasiswa.

Salah satu mahasiswa, Dandi Eka Setiawan, mengajukan pertanyaan mengenai strategi perusahaan menghadapi fluktuasi harga bahan bakar saat ini dalam sesi diskusi terbuka tersebut.

Dandi mempertanyakan cara perusahaan menjaga efisiensi operasional sekaligus mempertahankan keberlangsungan bisnis ketika biaya energi dan logistik mengalami ketidakpastian di tengah ketidakpastian biaya operasional.

Pertanyaan tersebut dijawab pihak manajemen PT Amerta Indah Otsuka yang diwakili Indah dan Yusminar melalui penjelasan mengenai strategi operasional kepada seluruh peserta kegiatan.

“Kami melakukan optimalisasi rantai pasok dan efisiensi energi,” jelas pihak manajemen ketika menjawab pertanyaan mahasiswa dalam sesi diskusi dalam menjaga biaya produksi perusahaan.

Manajemen juga menjelaskan strategi penetapan harga yang mempertimbangkan biaya produksi, daya beli konsumen, kualitas produk, dinamika pasar, serta biaya logistik secara berkelanjutan perusahaan.

Penjelasan itu memperluas pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya keputusan bisnis yang mempertimbangkan banyak variabel dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah perubahan pasar nasional.

Intan berharap pengalaman tersebut memperkaya pemahaman mahasiswa tentang ekonomi teknik, manajemen kualitas, sistem kerja profesional, dan praktik manufaktur skala global relevan bagi mahasiswa.

Kunjungan industri daring ini sekaligus menjadi bagian rangkaian Dies Natalis ke-44 UWM, dengan harapan mahasiswa semakin siap menghadapi dunia profesional setelah mengikuti kegiatan. (waw)

Berita Terkait

Mengenal Yunan Helmi, Produser dan Komposer Nasional di Balik Ratusan Karya Musik Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Dlingo: BGN DIY Beri Teguran Keras Usai Oknum Petugas Cemooh Korban
Video Pegawai SPPG Muntuk Diduga Olok Korban Keracunan MBG Viral, JPW Bereaksi
Usai Video Dugaan Pungutan Viral, Ulasan Bintang Satu Bermunculan di Google Maps Bolosego
Kodim Wonosobo Sapa Warga Lewat Bakti Sosial, Donor Darah, dan Pembagian Sembako
Lewat PETUNRA 2026, Diskominfo Sleman Dorong KIM Kemasan Informasi Publik Lebih Kreatif
Tutup FKY 2026, Paku Alam X Dorong Generasi Muda Jaga Keberlanjutan Kebudayaan Yogyakarta
Kotabaru Heritage Film Festival 2026, Ruang Apresiasi Film dan Warisan Budaya Nusantara

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:52 WIB

Mengenal Yunan Helmi, Produser dan Komposer Nasional di Balik Ratusan Karya Musik Indonesia

Senin, 21 September 2026 - 11:44 WIB

Mahasiswa Teknik Industri UWM Belajar Dunia Manufaktur dari PT Amerta Indah Otsuka

Senin, 21 September 2026 - 09:27 WIB

Kasus Keracunan MBG di Dlingo: BGN DIY Beri Teguran Keras Usai Oknum Petugas Cemooh Korban

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

Video Pegawai SPPG Muntuk Diduga Olok Korban Keracunan MBG Viral, JPW Bereaksi

Minggu, 20 September 2026 - 20:00 WIB

Usai Video Dugaan Pungutan Viral, Ulasan Bintang Satu Bermunculan di Google Maps Bolosego

Berita Terbaru