Manasik Haji di Rutan Yogyakarta Jadi Sarana Penguatan Mental dan Spiritual

‎JABAROKENEWS.COM, Jogja – Sebanyak 30 warga binaan di Rumah Tahanan Negara Yogyakarta mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji dan umrah yang digelar di halaman rutan setempat, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan berkelanjutan yang diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan menghadirkan Jafar Arifin sebagai narasumber utama. Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama Danurejan itu memberikan materi dalam dua sesi, yakni teori di aula rutan dan praktik langsung di halaman rutan.

Dalam penyampaiannya, Jafar Arifin menegaskan pentingnya pemahaman tata cara ibadah haji dan umrah agar ibadah dapat dijalankan secara sempurna.

“Kesempurnaan ibadah haji dan umrah harus disertai pemahaman tentang tata cara pelaksanaannya. Karena itu, pelatihan ini penting untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada warga binaan,” ujarnya.

Pada sesi praktik, para peserta diajak memeragakan langsung rangkaian ibadah mulai dari tata cara ihram, tawaf, sa’i hingga lempar jumrah. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat.

Para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap arahan dan penjelasan yang diberikan narasumber.

Kegiatan bimbingan manasik tersebut dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.

Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan itu juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pidana di dalam rutan.

Pihak Rumah Tahanan Negara Yogyakarta menyambut baik pelaksanaan manasik haji dan umrah tersebut.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang terus kami lakukan bagi warga binaan agar mereka memiliki bekal spiritual dan motivasi positif untuk kehidupan yang lebih baik ke depan,” ungkap pihak rutan. (waw)