Forum Ekonomi Nasional Digelar di Yogyakarta, Bahas Masa Depan Sistem Keuangan
JABAROKENEWS.COM, Bantul – Jogja Financial Festival 2026 resmi digelar mulai hari ini, Jumat (22/5/2026), di Jogja Expo Center.
Festival keuangan terbesar di Yogyakarta itu berlangsung selama dua hari, 22–23 Mei 2026, dengan menghadirkan tokoh nasional, regulator keuangan, akademisi hingga pengusaha papan atas. Ribuan peserta tampak memadati arena sejak pagi.
“Saya menyambut baik penyelenggaraan forum ini sebagai ruang untuk menata arah bersama,” kata Hamengkubuwono X saat membuka acara.
Festival yang digagas Transmedia bersama Lembaga Penjamin Simpanan itu menjadi wadah diskusi besar tentang masa depan ekonomi dan literasi keuangan masyarakat.
Setelah sukses di Surabaya dan Medan dengan total lebih dari 10 ribu peserta, kini Yogyakarta menjadi tuan rumah gelaran yang menyasar generasi muda.
“Bagaimana kebijakan, budaya, ilmu dan teknologi dapat bertemu agar pertumbuhan ekonomi tidak tercerabut dari martabat manusia,” ujar Sri Sultan dalam pidatonya.
Dalam sambutannya, Sri Sultan memberi peringatan keras soal fenomena konsumtif dan jebakan utang digital di era modern.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan sekadar memperluas akses keuangan, tetapi memastikan akses tersebut benar-benar memberdayakan masyarakat.
“Apakah akses itu membuat manusia semakin berdaya? Atau justru semakin mudah diarahkan oleh hasrat konsumsi, algoritma dan utang yang datang dengan wajah kemudahan,” tegasnya di hadapan peserta forum.
Sri Sultan juga mengingatkan bahwa uang dan sistem keuangan tidak boleh menjadi tujuan utama kehidupan manusia. Ia mengajak masyarakat untuk kembali memahami makna kemakmuran secara lebih bijak dan manusiawi.
“Kita perlu mawas diri terhadap makna kemakmuran itu sendiri,” katanya. “Uang dan sistem keuangan tentu penting, tetapi uang tidak boleh naik takhta menjadi tujuan akhir dari seluruh ikhtiar kita,” sambungnya.
“Kita harus tetap menjadi sarana untuk memuliakan kehidupan kita.”
Jogja Financial Festival turut menghadirkan sesi Business Talk dan Educational Class yang diisi sejumlah tokoh penting nasional.
Hadir di antaranya Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, hingga Founder CT Corp Chairul Tanjung. Dari kalangan akademisi, hadir pula Rektor Universitas Gadjah Mada Ova Emilia.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi karena seluruh rangkaian acara dibuka gratis untuk umum.
Selain seminar dan diskusi bisnis, pengunjung juga bisa mengikuti kelas edukasi finansial yang dirancang khusus untuk anak muda.
“Ojo lali yo Dab, 22–23 Mei nanti serbu Jogja Financial Festival di Jogja Expo Center,” bunyi ajakan panitia yang ramai beredar di media sosial.
Festival ini diharapkan menjadi momentum penting meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Yogyakarta di tengah derasnya perubahan ekonomi digital. (waw)

