Satgas PRR Dorong Akses Air Bersih Layak dan Berkelanjutan di Wilayah Terdampak Bencana

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diperkuat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera melalui sistem layanan air bersih yang modern, permanen, dan berkelanjutan.

Hal itu terlihat dari kombinasi antara pembangunan ratusan titik sumur bor di lapangan dengan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas besar yang dirancang untuk menopang kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Salah satunya melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja pada SPAM Karang Baru di Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini telah mencapai progres sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan keberhasilan pembangunan sistem air bersih modern pascabencana tidak hanya ditentukan oleh progres konstruksi, tetapi juga kepastian ketersediaan sumber air baku agar layanan tetap berjalan dalam berbagai kondisi musim.

“Pembangunan IPA baja 2×50 Lps saat ini sudah berproses. Namun kita harus memastikan sumbernya atau intake-nya memang terjaga. Sekarang kondisi sungainya memang sedang tinggi, tapi harus dicek juga saat kondisi kering apakah debitnya masih mencukupi,” ujar Dody saat meninjau pembangunan SPAM Karang Baru di Aceh Tamiang, Aceh.

SPAM Karang Baru nantinya akan mendukung sambungan air berish secara bertahap bagi sekitar 10.000 rumah tangga. Infrastruktur ini dirancang bukan hanya untuk menjawab kebutuhan pascabencana saat ini, tetapi juga memperkuat ketahanan layanan air bersih masyarakat dalam jangka panjang.

Penguatan layanan permanen juga dilakukan di Kabupaten Aceh Utara melalui pemulihan SPAM Langkahan yang sempat terdampak banjir dan sedimentasi. Setelah penanganan darurat berhasil mengembalikan distribusi air ke sekitar 1.500 sambungan rumah, Satgas PRR kini menyiapkan pembangunan SPAM IKK Langkahan baru berkapasitas 50 liter per detik untuk memperkuat sistem eksisting yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

Menurut Dody, pemulihan menyeluruh harus mencakup perbaikan instalasi utama sekaligus jaringan distribusi rumah tangga yang terdampak lumpur dan kerusakan.

“Banyak sambungan rumah yang tertutup lumpur, ada yang bocor, ada yang harus dipotong dan diganti. Kita upayakan secepatnya supaya layanannya bisa kembali lagi seperti semula,” katanya.

Data Satgas PRR per 30 Mei 2026 menunjukkan dukungan penyediaan air bersih terus meluas di tiga provinsi terdampak. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat pembangunan 280 titik sumur bor dalam dan 70 sumur bor dangkal, BNPB menangani 313 titik sumur bor, sementara TNI AD membangun 489 titik sumur bor serta 257 fasilitas MCK. Dukungan tambahan juga datang dari unsur kepolisian melalui pembangunan ratusan titik sumur bor.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Transformasi NTT Didorong, Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Inovasi Daerah
Kebebasan Beragama, Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran Strategis Kepemimpinan Kepala Daerah
Wamendagri Wiyagus: Perangi TB Butuh Sinergi Lintas Sektor
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pemda dan Masyarakat NTT Aktif Tanam Pohon
Mendagri Setujui RUU 15 Kabupaten/Kota untuk Dibawa ke Rapat Paripurna
MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
Tangani TB di Pangandaran, Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Lintas Sektor
Sekjen Kemendagri Tekankan Evaluasi Kebijakan Intervensi Harga Pangan di Daerah

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:56 WIB

Transformasi NTT Didorong, Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Inovasi Daerah

Senin, 21 September 2026 - 23:30 WIB

Kebebasan Beragama, Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran Strategis Kepemimpinan Kepala Daerah

Senin, 21 September 2026 - 23:24 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perangi TB Butuh Sinergi Lintas Sektor

Senin, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Pemda dan Masyarakat NTT Aktif Tanam Pohon

Senin, 21 September 2026 - 15:08 WIB

Mendagri Setujui RUU 15 Kabupaten/Kota untuk Dibawa ke Rapat Paripurna

Berita Terbaru

Nasional

Wamendagri Wiyagus: Perangi TB Butuh Sinergi Lintas Sektor

Senin, 21 Sep 2026 - 23:24 WIB