JABAROKENEWS.COM, BANTUL – PSI Bantul memperkuat konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029 setelah struktur DPRT dinyatakan lengkap, sementara penguatan Kordus dikebut di berbagai wilayah Bantul saat ini.
Ketua DPD PSI Bantul Almira mengatakan pembentukan DPRT telah mencapai 100 persen, dengan target setiap DPRT memiliki 10 anggota di setiap wilayah Bantul.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang PSI Bantul menghadapi Pemilu 2029 melalui penguatan struktur dan kaderisasi organisasi secara berkelanjutan secara bertahap.
Selain DPRT, penguatan struktur Kordus kini mencapai sekitar 40 persen, menunjukkan konsolidasi organisasi masih terus berjalan di tingkat bawah seluruh wilayah hingga kini.
Almira bersama Ketua Timses Bantul sekaligus Pembina PSI, Lestari atau Arie, rutin turun langsung mengunjungi DPC setiap pekan untuk konsolidasi bersama pengurus langsung.
Keduanya berdialog dengan pengurus dan anggota, memantau kondisi lapangan, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penguatan organisasi di masing-masing wilayah Bantul secara langsung setiap kunjungan rutin.
Menurut Lestari, kelengkapan struktur bukan menjadi tujuan akhir karena setiap pengurus harus memastikan organisasi benar-benar aktif, bergerak, dan bekerja konsisten di lapangan Bantul.
“Kami tidak ingin berhenti pada kelengkapan struktur. Setelah DPRT terbentuk, pekerjaan berikutnya memastikan setiap struktur aktif dan bergerak,” ujar Lestari dalam konsolidasi Bantul, Senin (21/9/2026).
Karena itu, Lestari menegaskan pengurus tidak cukup bekerja dari belakang meja, melainkan harus rutin melihat kondisi nyata lapangan setiap pekan bersama pengurus DPC.
“Kami turun langsung setiap minggu ke DPC-DPC untuk melihat kondisi nyata di lapangan,” kata Lestari dalam agenda konsolidasi organisasi tersebut secara rutin bersama.
Konsolidasi juga diwujudkan melalui perjalanan bersama sekitar 70 peserta PSI Bantul menuju Solo sebagai momentum kebersamaan, komunikasi, dan silaturahmi kader bersama pengurus setempat.
Rombongan tersebut selain mempererat silaturahmi, juga berkesempatan berfoto bersama Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dalam agenda bersama di Solo dan sekitarnya tersebut.
Di sela agenda itu, delegasi PSI Bantul melakukan audiensi dengan Jokowi untuk membahas perkembangan organisasi serta persiapan menuju Pemilu 2029 mendatang bersama pengurus.
Delegasi audiensi terdiri atas Lestari, Almira, serta sejumlah perwakilan Bacaleg PSI Bantul yang mengikuti rangkaian kegiatan konsolidasi dan komunikasi tersebut bersama Jokowi langsung.
Pembahasan mencakup capaian DPRT 100 persen, penguatan Kordus, konsolidasi DPC, perkembangan organisasi, program, serta persiapan Bacaleg menghadapi agenda politik mendatang sebagai persiapan organisasi.
Almira menegaskan PSI Bantul ingin membangun fondasi organisasi sejak sekarang, bukan hanya bekerja menjelang pelaksanaan Pemilu 2029 mendatang secara bertahap dengan konsistensi kerja.
“Kami tidak sedang sekadar mempersiapkan Pemilu 2029. Kami sedang membangun fondasi organisasi dari sekarang,” ujar Almira dalam agenda konsolidasi tersebut kepada para kader.
“Struktur sudah terbentuk, kader terus bergerak, dan kami akan terus turun ke lapangan. Tidak ada jalan pintas,” tegasnya lagi kepada kader dalam pertemuan.
Menurut Almira, kerja, konsistensi, dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan konsolidasi PSI Bantul menuju Pemilu 2029 secara berkelanjutan sebagai fondasi organisasi Bantul.
“Struktur yang terbentuk harus bergerak. Kami akan terus bekerja, konsisten, dan menjaga kebersamaan,” ujar Almira menutup pernyataannya dalam agenda tersebut bersama kader Bantul.(waw)















