Kinderstation School Yogyakarta Cetak Siswa Berwawasan Global Lewat Lingkungan Belajar Berbahasa Inggris

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pendidikan yang mampu menjawab tantangan global, Kinderstation School terus memperkuat eksistensinya sebagai sekolah national plus berbasis bahasa Inggris yang mengintegrasikan kurikulum nasional dan internasional dalam satu sistem pembelajaran.

Berdiri hampir dua dekade di Yogyakarta, Kinderstation School hadir sebagai salah satu pionir sekolah berbasis bahasa Inggris yang memberikan akses pendidikan berkualitas internasional dengan biaya yang tetap terjangkau bagi masyarakat. Berawal dari layanan daycare dan pendidikan anak usia dini, kini Kinderstation School telah berkembang menjadi institusi pendidikan terpadu yang mencakup jenjang Daycare, TK, SD, SMP hingga SMA.

Kepala Sekolah Kinderstation Senior High School, Maria Miwita Rosari, S.Pd, menjelaskan bahwa Kinderstation School mengusung konsep pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21.

“Kami bukan sekolah internasional, tetapi sekolah national plus yang berbasis bahasa Inggris. Kami mengombinasikan kurikulum nasional dengan kurikulum internasional sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan global tanpa meninggalkan identitas nasional,” ujarnya.

Dalam implementasinya, Kinderstation School menggunakan berbagai kurikulum internasional yang telah diakui secara global. Untuk jenjang taman kanak-kanak diterapkan International Early Years Curriculum (IEYC), kemudian International Primary Curriculum (IPC) untuk sekolah dasar, serta International Middle Years Curriculum (IMYC) untuk jenjang menengah.

Sementara itu, untuk tingkat SMA, sekolah menerapkan kurikulum internasional dari Amerika Serikat melalui program akademik yang dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi pendidikan tinggi dan dunia kerja yang kompetitif.

Tak hanya itu, Kinderstation School saat ini juga tengah menjalani proses kandidasi untuk menjadi penyelenggara International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), salah satu program pendidikan internasional bergengsi yang berpusat di Swiss.

Sebagai institusi pendidikan modern, Kinderstation School mengedepankan konsep Education 4.0 yang berfokus pada pengembangan tiga aspek utama, yaitu skills, knowledge, dan godly character.

Sekolah ini juga mengusung nilai global mindedness dengan lingkungan belajar yang multikultural dan multikeyakinan. Sebagai sekolah multi-faith, Kinderstation School membuka kesempatan bagi siswa dari berbagai latar belakang agama untuk belajar bersama dengan tetap mendapatkan pendalaman pendidikan agama sesuai keyakinan masing-masing.

“Anak-anak tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan wawasan global yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” kata Maria.

Untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal, Kinderstation School mengoperasikan beberapa kampus yang tersebar di wilayah Yogyakarta.

Jenjang SMP dan SMA berlokasi di Jl. Candi Sambisari, Sorogenan I, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Sementara SD berada di Jalan KH. Muhdi, Corongan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Adapun unit TK beroperasi di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Jl. Laksda Adisucipto Km. 9 No. 9B, Maguwoharjo dan Dsn. Lojajar 05/59, Sinduharjo, Ngaglik,Sleman.

Setiap jenjang dirancang dengan sistem kelas kecil yang memungkinkan proses pembelajaran lebih personal. Jumlah siswa dalam satu kelas dibatasi maksimal 25 anak dengan pendampingan guru yang intensif.

Saat ini, SD Kinderstation telah memiliki empat kelas paralel untuk kelas 1, tiga kelas paralel untuk kelas 2, dan dua kelas paralel untuk jenjang kelas berikutnya. Sementara SMP telah membuka dua kelas paralel untuk setiap angkatan, sedangkan SMA mulai menerapkan sistem kelas paralel seiring meningkatnya jumlah peserta didik.

Menurut Marketing Communication Kinderstation School, Reina Salsabila, salah satu alasan berdirinya sekolah ini adalah untuk memberikan alternatif pendidikan berbasis bahasa Inggris dengan kualitas internasional tanpa harus membebani orang tua dengan biaya yang sangat tinggi.

Yayasan Cahaya Bangsa Utama yang menaungi Kinderstation School didirikan oleh F.R. Avi Sariantina, M.B.A., dengan visi menghadirkan akses pendidikan global bagi anak-anak di Yogyakarta.

“Harapannya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau kota besar lainnya untuk mendapatkan pendidikan berbasis bahasa Inggris yang berkualitas. Semua bisa diperoleh di Yogyakarta dengan standar yang kompetitif,” jelas Reina.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung potensi generasi muda, Kinderstation School juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Beasiswa diberikan berdasarkan portofolio, minat, dan bakat siswa. Saat ini tersedia program beasiswa olahraga basket, seni pertunjukan, musik, menyanyi, hingga berbagai prestasi yang diraih dalam kompetisi tingkat daerah maupun nasional.

Sekolah juga memiliki klub basket Kinder World Basketball Club yang menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat.

Selain itu, melalui Kinderstation Learning Center (KLC), sekolah menyediakan program pengembangan minat dan bakat yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler bahkan dapat dirancang berdasarkan permintaan dan minat peserta didik.

Bagi orang tua yang ingin mengenal lebih dekat proses pembelajaran di Kinderstation School, khususnya jenjang TK, sekolah secara rutin membuka program Free Trial Class.

Melalui program ini, calon siswa dan orang tua dapat merasakan langsung suasana belajar, metode pengajaran, interaksi dengan guru, serta lingkungan sekolah sebelum memutuskan untuk bergabung.

Selain fokus pada akademik, Kinderstation School juga aktif mengembangkan kegiatan olahraga dan kompetisi antarpelajar. Dalam waktu dekat, sekolah akan kembali menggelar Kinder Clash, turnamen basket yang pada penyelenggaraan sebelumnya berhasil menarik antusiasme tinggi dari peserta dan masyarakat.

Ajang tersebut direncanakan kembali hadir pada akhir tahun 2026 dengan konsep yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak sekolah dari berbagai daerah.

Melalui kombinasi kurikulum internasional, pendidikan karakter, lingkungan belajar berbasis bahasa Inggris, serta dukungan terhadap pengembangan minat dan bakat siswa, Kinderstation School terus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di Yogyakarta yang siap mencetak generasi berwawasan global dan berkarakter kuat. (Aga)