Pemkot Yogyakarta Diganjar Paritrana Award Atas Komitmen Perluasan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam menyerahkan penghargaan Juara Terbaik Pertama Paritrana Award 2026;untuk tingkat DIY kepada Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (14/10/2025). (Dok Pemkot)

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam menyerahkan penghargaan Juara Terbaik Pertama Paritrana Award 2026;untuk tingkat DIY kepada Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (14/10/2025). (Dok Pemkot)

JABAROKENEWS.COM, Danurejan  — Pemerintah Kota Yogyakarta meraih penghargaan Juara Terbaik Pertama Paritrana Award 2025 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk kategori pemerintah kabupaten/kota. Capaian ini menjadi pengakuan atas komitmen Pemkot dalam memperluas cakupan BPJS Ketenagakerjaan hingga ke sektor informal.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X kepada Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (14/10/2025). Kabupaten Kulonprogo menempati posisi kedua, disusul Kabupaten Gunungkidul di posisi ketiga.

Dalam sambutannya, Paku Alam X mengapresiasi upaya pemerintah daerah yang terus mendorong perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di seluruh sektor.

Menurutnya, Paritrana Award merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat dan BPJS Ketenagakerjaan untuk daerah, perusahaan, dan pelaku usaha yang aktif melindungi tenaga kerja.

“Upaya pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan para pekerja adalah langkah nyata menghadirkan rasa aman dan keadilan di dunia kerja. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh daerah,” ujar Paku Alam X.

Ia berharap penghargaan ini tidak sekadar menjadi simbol prestasi, tetapi juga menjadi pemacu semangat untuk memperluas perlindungan sosial bagi pekerja di berbagai lapisan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memperkuat pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Yogyakarta.

“Keberadaan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat pekerja. Pemerintah tidak boleh membiarkan mereka menghadapi risiko sosial sendirian,” ujar Hasto.

Hasto menegaskan bahwa Pemkot Yogyakarta berkomitmen memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya bagi ASN dan pekerja formal, tetapi juga pelaku UMKM, pekerja harian, serta pekerja rentan di sektor informal.

“Kami berkomitmen agar semua pekerja berhak mendapatkan perlindungan. Ke depan, Pemkot akan terus berinovasi agar seluruh masyarakat Kota Yogyakarta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Penghargaan Paritrana Award menjadi momentum penting bagi Kota Yogyakarta untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang inklusif, sekaligus memastikan setiap pekerja, tanpa memandang status, mendapat jaminan atas kesejahteraan dan keamanan dalam bekerja. (ihd)

Berita Terkait

Dugaan Pungli dan Pemerasan Bolosego, Polresta Yogyakarta Buka Hasil Penyelidikan
Prime UMY Hotel Rayakan Milad ke-2 Bersama Masyarakat Lewat Donor Darah dan Cek Kesehatan
Listyo Sigit ke KSP, Guru Besar UMY Tekankan Mekanisme Kelembagaan Jaga Independensi Polri
Kemenpar Jadikan Gastronomi sebagai Penggerak Pariwisata Berkualitas Indonesia
Pakar Ekonomi UMY Soroti Risiko Fiskal Pengelolaan Utang Whoosh oleh Kemenkeu
Pakar UMY Ungkap Celah Tata Kelola di Balik Kasus Korupsi Pertanahan
Lintasi Dua Era Presiden, Masa Kepemimpinan Sigit di Polri Berakhir
KAWAL Indonesia Ajak Generasi Muda Lestarikan Batik di Hari Batik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Prime UMY Hotel Rayakan Milad ke-2 Bersama Masyarakat Lewat Donor Darah dan Cek Kesehatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Listyo Sigit ke KSP, Guru Besar UMY Tekankan Mekanisme Kelembagaan Jaga Independensi Polri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Kemenpar Jadikan Gastronomi sebagai Penggerak Pariwisata Berkualitas Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pakar Ekonomi UMY Soroti Risiko Fiskal Pengelolaan Utang Whoosh oleh Kemenkeu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Pakar UMY Ungkap Celah Tata Kelola di Balik Kasus Korupsi Pertanahan

Berita Terbaru