120 Wisudawan UMY Sudah Bekerja Sebelum Lulus, Bukti Kesiapan Hadapi Dunia Kerja
JABAROKENEWS.COM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mewisuda 1.260 lulusan program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Rabu–Kamis (10–11/6/2026) di Sportorium UMY.
Menariknya, dari total lulusan tersebut, sebanyak 120 wisudawan atau sekitar 10 persen telah bekerja sebelum resmi menyelesaikan studinya. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kesiapan lulusan UMY dalam memasuki dunia kerja sekaligus menunjukkan relevansi kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menyampaikan bahwa keberhasilan lulusan memperoleh pekerjaan sebelum wisuda merupakan hasil dari upaya kampus dalam membekali mahasiswa tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan pendukung yang dibutuhkan dunia profesional.
“Terdapat 120 wisudawan program Sarjana dan Diploma yang telah bekerja sebelum diwisuda. Artinya, sekitar 10 persen lulusan sudah memiliki aktivitas profesional sebelum menyelesaikan studinya. Ini menunjukkan bahwa kompetensi yang mereka miliki telah diterima dan dibutuhkan oleh dunia kerja,” ujar Nurmandi.
Soft Skills Jadi Kunci Daya Saing Lulusan
Menurut Nurmandi, selama menempuh pendidikan di UMY, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan sesuai bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga didorong untuk mengembangkan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Pengembangan tersebut dilakukan melalui aktivitas akademik, organisasi kemahasiswaan, program kepemimpinan, hingga keterlibatan dalam kegiatan pengabdian dan kemasyarakatan.
Ia menegaskan bahwa kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, memimpin, berpikir kritis, serta beradaptasi dengan perubahan menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan lulusan dalam membangun karier.
“Dari berbagai survei alumni yang kami lakukan, lulusan yang memiliki kemampuan soft skills yang baik cenderung memiliki perkembangan karier yang lebih cepat dan lebih baik. Karena itu, kami berharap kemampuan yang diperoleh selama kuliah dapat terus diaktualisasikan ketika mereka terjun ke dunia kerja, dunia usaha, maupun masyarakat,” jelasnya.
Pendidikan Harus Melahirkan Manfaat bagi Masyarakat
Selain menyiapkan kompetensi profesional, UMY juga menanamkan nilai-nilai keislaman sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. Pembinaan tersebut diberikan kepada seluruh mahasiswa lintas program studi sebagai upaya melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial.
Nurmandi menekankan bahwa pendidikan merupakan sarana penting untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi seseorang untuk berkembang dan berkontribusi.
“Pendidikan memberikan harapan dan mampu mengubah kehidupan seseorang. Melalui pendidikan, seseorang memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk berkembang, berkarya, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Karena itu, saya berharap para lulusan terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta menghadirkan manfaat di mana pun mereka berada,” tuturnya.
Melalui capaian tersebut, UMY berharap para lulusan tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
Sumber : Humas Umy

