Jerman Ajak SDM Indonesia Bangun Karier Global Sekaligus Menempuh Pendidikan

JABAROKENEWS.COM, Berlin – Pemerintah Jerman membuka peluang lebih luas bagi tenaga kerja terampil dari Indonesia untuk bekerja, mengikuti pelatihan vokasi, hingga menetap di negara tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan tenaga kerja akibat perubahan demografi yang menyebabkan kekurangan pekerja di berbagai sektor.

Perwakilan Khusus untuk Imigrasi Tenaga Terampil Kementerian Luar Negeri Jerman, Dr. Martin Bergfelder, mengatakan negaranya saat ini sangat membutuhkan arus masuk tenaga kerja terampil dari luar negeri, termasuk Indonesia.

“Secara sederhana, kami menginginkan imigrasi tenaga terampil ke Jerman dan kami membutuhkan imigrasi tenaga terampil ke Jerman,” ujar Bergfelder di Berlin, sebagaimana dikonfirmasi pada Jumat (3/7/2026).

Menurut dia, selama dua hingga tiga dekade terakhir pasar tenaga kerja Jerman banyak ditopang oleh migrasi pekerja dari negara-negara Eropa Timur. Namun, kondisi itu kini berubah seiring membaiknya perekonomian negara-negara tersebut sehingga banyak pekerja memilih kembali ke negara asalnya. Dampaknya, Jerman menghadapi kekurangan tenaga kerja terampil di berbagai bidang.

Karena itu, pemerintah Jerman secara aktif mendorong kedatangan tenaga kerja asing. Dukungan tersebut, kata Bergfelder, mendapat persetujuan lintas partai politik karena dinilai menjadi kebutuhan strategis bagi keberlanjutan ekonomi negara itu.

Ajakan tersebut tidak hanya ditujukan kepada tenaga kerja yang telah memiliki kualifikasi profesional, tetapi juga bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan, pelatihan kejuruan, atau meningkatkan kompetensi di Jerman sebelum memasuki dunia kerja.

Untuk memperluas akses informasi, Kementerian Luar Negeri Jerman bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain Badan Kerja Sama Internasional Jerman (GIZ), Goethe-Institut, serta Kamar Dagang dan Industri Jerman (IHK). Kolaborasi itu bertujuan memberikan informasi mengenai peluang kerja, pendidikan, hingga prosedur tinggal di Jerman.

Pemerintah Jerman juga memperkuat kerja sama bilateral dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil.

Di sisi lain, Jerman terus menyederhanakan proses administrasi melalui pembentukan Work and Stay Agency, layanan terpadu berbasis digital yang dirancang untuk mempercepat pengurusan izin bekerja dan tinggal.

Selain mempermudah birokrasi, pemerintah juga menyiapkan berbagai dukungan integrasi bagi pendatang, mulai dari bantuan mencari tempat tinggal, akses pendidikan bagi anak, hingga pendampingan agar dapat beradaptasi dengan kehidupan sosial di Jerman.

Bergfelder menambahkan, selain menawarkan beragam peluang karier, Jerman juga memiliki kualitas hidup yang didukung sistem layanan kesehatan dan jaminan sosial yang baik, serta lingkungan yang mencakup kota-kota modern, kawasan pegunungan, hingga wilayah pesisir yang menjadi daya tarik bagi para pendatang. (ihd)