Jerman Ajak SDM Indonesia Bangun Karier Global Sekaligus Menempuh Pendidikan

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Tenaga kerja Indonesia di Jerman sebagai guru di sekolah umum. (BP2MI)

Ilustrasi - Tenaga kerja Indonesia di Jerman sebagai guru di sekolah umum. (BP2MI)

JABAROKENEWS.COM, Berlin – Pemerintah Jerman membuka peluang lebih luas bagi tenaga kerja terampil dari Indonesia untuk bekerja, mengikuti pelatihan vokasi, hingga menetap di negara tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan tenaga kerja akibat perubahan demografi yang menyebabkan kekurangan pekerja di berbagai sektor.

Perwakilan Khusus untuk Imigrasi Tenaga Terampil Kementerian Luar Negeri Jerman, Dr. Martin Bergfelder, mengatakan negaranya saat ini sangat membutuhkan arus masuk tenaga kerja terampil dari luar negeri, termasuk Indonesia.

“Secara sederhana, kami menginginkan imigrasi tenaga terampil ke Jerman dan kami membutuhkan imigrasi tenaga terampil ke Jerman,” ujar Bergfelder di Berlin, sebagaimana dikonfirmasi pada Jumat (3/7/2026).

Menurut dia, selama dua hingga tiga dekade terakhir pasar tenaga kerja Jerman banyak ditopang oleh migrasi pekerja dari negara-negara Eropa Timur. Namun, kondisi itu kini berubah seiring membaiknya perekonomian negara-negara tersebut sehingga banyak pekerja memilih kembali ke negara asalnya. Dampaknya, Jerman menghadapi kekurangan tenaga kerja terampil di berbagai bidang.

Karena itu, pemerintah Jerman secara aktif mendorong kedatangan tenaga kerja asing. Dukungan tersebut, kata Bergfelder, mendapat persetujuan lintas partai politik karena dinilai menjadi kebutuhan strategis bagi keberlanjutan ekonomi negara itu.

Ajakan tersebut tidak hanya ditujukan kepada tenaga kerja yang telah memiliki kualifikasi profesional, tetapi juga bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan, pelatihan kejuruan, atau meningkatkan kompetensi di Jerman sebelum memasuki dunia kerja.

Untuk memperluas akses informasi, Kementerian Luar Negeri Jerman bekerja sama dengan berbagai lembaga, antara lain Badan Kerja Sama Internasional Jerman (GIZ), Goethe-Institut, serta Kamar Dagang dan Industri Jerman (IHK). Kolaborasi itu bertujuan memberikan informasi mengenai peluang kerja, pendidikan, hingga prosedur tinggal di Jerman.

Pemerintah Jerman juga memperkuat kerja sama bilateral dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terampil.

Di sisi lain, Jerman terus menyederhanakan proses administrasi melalui pembentukan Work and Stay Agency, layanan terpadu berbasis digital yang dirancang untuk mempercepat pengurusan izin bekerja dan tinggal.

Selain mempermudah birokrasi, pemerintah juga menyiapkan berbagai dukungan integrasi bagi pendatang, mulai dari bantuan mencari tempat tinggal, akses pendidikan bagi anak, hingga pendampingan agar dapat beradaptasi dengan kehidupan sosial di Jerman.

Bergfelder menambahkan, selain menawarkan beragam peluang karier, Jerman juga memiliki kualitas hidup yang didukung sistem layanan kesehatan dan jaminan sosial yang baik, serta lingkungan yang mencakup kota-kota modern, kawasan pegunungan, hingga wilayah pesisir yang menjadi daya tarik bagi para pendatang. (ihd)

Berita Terkait

Wamenkeu Juda Agung Dorong Reformasi Struktural untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Forum G20
Mendagri Tito Bawa Salam dan Doa Presiden untuk Wali Nanggroe di Penang
UMJ Press dan APPTIMA Jadi Delegasi Indonesia di International Publishers Congress 2026 Malaysia
UMY Perluas Kerja Sama Global Lewat Kunjungan Akademik ke Laos
Belajar dari China, DPRD Bekasi Yakin PSEL Bantargebang Jadi Solusi Sampah dan Energi
Tri Adhianto Minta Wangneng Libatkan Putra Daerah dalam Pembangunan PSEL
Tujuh Pemain Timnas Thailand Lolos dari Proses Disiplin ISTAF, Regu Ke-tiga Masih Diselidiki
Dewa Sukma Kelana Tegaskan Pentingnya Dialog Sosial di Forum ILC

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:55 WIB

Wamenkeu Juda Agung Dorong Reformasi Struktural untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Forum G20

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Mendagri Tito Bawa Salam dan Doa Presiden untuk Wali Nanggroe di Penang

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB

UMJ Press dan APPTIMA Jadi Delegasi Indonesia di International Publishers Congress 2026 Malaysia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:24 WIB

Jerman Ajak SDM Indonesia Bangun Karier Global Sekaligus Menempuh Pendidikan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:23 WIB

UMY Perluas Kerja Sama Global Lewat Kunjungan Akademik ke Laos

Berita Terbaru