AI Kian Merambah Dunia Seni, BRIN Dorong Pemanfaatan Berbasis Etika

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Bantul  – Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin merambah berbagai bidang, termasuk dunia seni.

Teknologi tersebut dinilai mampu mendorong transformasi proses kreatif para seniman dengan memadukan kemampuan manusia dan mesin untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah serta daya saing lebih tinggi.

Selain itu, AI juga membuka peluang besar bagi pengembangan industri kreatif di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Eng. Budi Prawara, usai menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta bertema

“Dialektika Seni dan Artificial Intelligence Dalam Rekonstruksi Nilai Estetika” yang digelar di Concert Hall ISI Yogyakarta, Rabu (17/6/2026).

“Keberadaan AI saat ini tidak bisa dipungkiri telah masuk ke berbagai sektor, termasuk seni. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan nilai jual karya dan memperkuat industri kreatif nasional,” ujarnya.

Menurut Budi, perkembangan AI harus disikapi secara bijak dengan menempatkan manusia sebagai pengendali utama.

Ia menegaskan bahwa teknologi tersebut dapat menjadi mitra kolaborasi dalam menciptakan inovasi baru, selama penggunaannya tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab.

“Kita harus menjadi pencipta inovasi-inovasi yang nantinya akan menjadi ekonomi baru berbasis inovator dan teknologi. Pada tahap awal, AI bisa diperkenalkan melalui kurikulum dan saya sangat mendukung langkah itu,” katanya.

Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn., menegaskan pihaknya memilih beradaptasi dengan perkembangan teknologi ketimbang menolaknya.

“Disrupsi itu tidak mungkin dimusuhi. Yang kami lakukan adalah mencari ruang kolaborasi dan elaborasi agar teknologi ini dapat diadaptasi dengan baik, sementara manusia tetap menjadi pusat pengendali,” tegas Irwandi.

Ia mengungkapkan ISI Yogyakarta tengah menyiapkan langkah konkret dengan memasukkan AI ke dalam kurikulum pembelajaran.

“Mahasiswa selama ini sudah menggunakan AI. Namun kami tetap berpegang pada etika akademik. Selama bukan plagiasi, penggunaannya dapat dijalankan.

Ke depan AI akan ditempatkan secara lebih jelas dalam kurikulum sehingga arah pemanfaatannya semakin terukur,” jelasnya.

Selain membahas pemanfaatan AI dalam seni, seminar juga menyoroti pentingnya regulasi dan etika. Budi Prawara mengungkapkan BRIN telah mengupayakan aturan terkait penggunaan AI dalam penelitian dan publikasi ilmiah.

“Perkembangan AI sangat cepat. Karena itu kita harus tetap berpedoman pada etika dalam pengembangan riset dan inovasi.

‎”Jika tidak mampu beradaptasi, kita akan tertinggal. Positifnya harus kita akselerasi, sementara dampak negatifnya harus ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (GGMA)

Sumber : WAW

Berita Terkait

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik
Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo
Tak Hanya Infrastruktur, UMY Perkuat Fondasi Nonfisik untuk Ekosistem Berkelanjutan
UMY Bangun Kampus Berkelanjutan lewat Solar Panel dan Rumah Sampah Mandiri
UI GreenMetric 2026, UMY Raih Peringkat 12 Nasional dan Terbaik Kategori PTKIS
Kejuaraan Panjat Tebing Piala Panglima TNI 2026 Yogyakarta Resmi Ditutup
Kasus Santriwati di Sleman Bergulir, Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae
117 Mahasiswa APMD Selesai KKN di Semin, Bawa Semangat Bergaul dan Berdesa

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:50 WIB

Policy Brief PDPM Yogyakarta Dorong Toleransi Lewat Gagasan Kebijakan Publik

Sabtu, 19 September 2026 - 19:24 WIB

Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo

Sabtu, 19 September 2026 - 19:13 WIB

Tak Hanya Infrastruktur, UMY Perkuat Fondasi Nonfisik untuk Ekosistem Berkelanjutan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:07 WIB

UMY Bangun Kampus Berkelanjutan lewat Solar Panel dan Rumah Sampah Mandiri

Sabtu, 19 September 2026 - 19:03 WIB

UI GreenMetric 2026, UMY Raih Peringkat 12 Nasional dan Terbaik Kategori PTKIS

Berita Terbaru