Esti Wijayati: Kasus Kekerasan Remaja di Yogyakarta Harus Ditangani Serius

JABAROKENEWS.COM, BANTUL – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Ilham Dwi Saputra, siswa salah satu SMA negeri di Bantul.

‎Siang tadi Rabu (29/4/2026), MY. Esti Wijayati Anggota DPR RI yang juga anggota DPP PDI Perjuangan bersama rombongan DPC PDI Perjuangan Bantul datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada kedua orang tua Ilham.

‎“Kami hadir untuk menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya, ini bukan hanya kehilangan keluarga, tapi kehilangan kita semua,” ujar Esti.

‎Dalam perkembangan kasus ini, aparat telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dan seluruhnya sudah ditahan. Fakta yang terungkap pun memicu kemarahan publik.

‎“Ada pelaku yang menusuk korban hingga 14 kali, ini tindakan yang sangat kejam dan tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

‎Pihak keluarga dan masyarakat berharap proses hukum berjalan tegas dan transparan.

‎“Kami akan kawal bersama kasus ini sampai tuntas. Para pelaku harus dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya,” ungkap salah satu tokoh yang hadir di rumah duka.

‎Ia menambahkan, keadilan bagi korban menjadi hal yang mutlak dan tidak boleh dikompromikan.

‎Rentetan peristiwa kekerasan yang terjadi belakangan ini di Yogyakarta juga menjadi sorotan serius.

‎“Ini bukan kejadian pertama, dan kalau tidak ditangani bersama, bisa terus berulang,” ujarnya.

‎Meski berbagai aturan seperti undang-undang dan peraturan daerah telah diterapkan, dinilai belum cukup efektif menekan angka kekerasan di kalangan remaja.

‎Karena itu, keterlibatan semua pihak dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.

‎“Orang tua, masyarakat, aparat, dan pemerintah daerah harus bergerak bersama. Perlu ada penguatan pengawasan, termasuk penerapan jam malam dan jam belajar bagi anak-anak usia sekolah,” tegasnya.

‎Ia menutup dengan seruan, “Ciptakan rasa aman dan nyaman, tegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan jaga anak-anak kita.”(waw)