Fatayat NU Sleman Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Sleman — Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sleman resmi memulai kepengurusan baru masa khidmat 2026-2031 melalui pelantikan PC dan PAC.
‎
Pelantikan tersebut berlangsung di Pendhapa DPRD Kabupaten Sleman, Minggu (27/9/2026), dengan mengusung tema Bersama Menguatkan Khidmah,
‎
Bersama Menggerakkan Perubahan.
‎Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru Fatayat NU Sleman dalam menjalankan berbagai program organisasi selama lima tahun mendatang.
‎
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Sleman 2026-2031, Rindang Aroma Na’im, menegaskan pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan organisasi.
‎
“Pelantikan harus diikuti kerja organisasi yang terukur dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat,” tegas Rindang dalam momentum tersebut.
‎
Menurut Rindang, khidmah menjadi landasan utama agar keberadaan Fatayat NU mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tengah perubahan sosial.
‎
“Khidmah menjadi landasan untuk memastikan keberadaan Fatayat NU memberikan manfaat di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat,” tandasnya.
‎
Ia mengatakan, kepengurusan baru membutuhkan konsolidasi kuat agar koordinasi antara pimpinan cabang dan anak cabang berjalan semakin solid.
‎
Konsolidasi tersebut diharapkan memperkuat komunikasi antar pengurus sekaligus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pihak di Kabupaten Sleman.
‎
“Koordinasi yang solid diperlukan agar program organisasi dapat berjalan bersama dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Rindang.
‎
Menurutnya, perempuan muda NU memiliki ruang besar untuk mengambil peran dalam berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
‎
Fatayat NU Sleman akan mendorong kader terlibat dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, serta perlindungan perempuan.
‎
Selain itu, perlindungan anak menjadi salah satu perhatian penting dalam pengembangan program Fatayat NU selama masa kepengurusan mendatang.
‎
Kader Fatayat juga didorong meningkatkan kapasitas agar mampu menjawab tantangan generasi muda sekaligus perubahan pola interaksi masyarakat.
‎
Sementara itu, Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj. Wilda Tusururoh, menilai pelantikan menjadi momentum menyatukan langkah seluruh jajaran organisasi.
‎
“Momentum ini sangat tepat untuk menyatukan langkah antara pengurus cabang dan anak cabang,” kata Wilda.
‎
Menurut Wilda, kesamaan arah diperlukan agar program Fatayat NU tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung hingga tingkat akar rumput.
‎
“Program kerja organisasi jangan berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus saling mendukung dari tingkat kabupaten hingga akar rumput,” jelasnya.
‎
Wilda juga mengingatkan kader Fatayat NU untuk meningkatkan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan pola komunikasi masyarakat.
‎
“Fatayat NU dituntut meningkatkan kapasitas kader dalam memanfaatkan ruang digital secara produktif,” terang Wilda.
‎
Ia menambahkan, literasi digital, komunikasi publik, dan kemampuan membangun jejaring menjadi bagian penting pengembangan organisasi serta dakwah sosial adaptif.
‎
Pelantikan PC dan PAC Fatayat NU Sleman pun menjadi titik awal menerjemahkan semangat berkhidmah melalui kerja nyata, konsisten, kolaboratif, dan bermanfaat.(ady)

Berita Terkait

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan
Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY
GPM Sleman Dukung Dinsos Salurkan Bantuan Kursi Roda bagi Warga Prambanan
BNNK Sleman dan GISTRAV School Bersinergi Wujudkan Sekolah Bersinar
Kenang Jasa Pahlawan, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah HUT ke-81 TNI
HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Teguhkan Semangat Melayani Masyarakat
PBJT Prambanan Dibagi, Sleman dan Klaten Perkuat Potensi PAD serta Wisata
Pakar Hukum UMY Soroti Fasilitas di Lapas Cibinong: Tata Kelola Harus Berpijak pada Kesetaraan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:57 WIB

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 September 2026 - 08:48 WIB

Mahfud MD Paparkan Relasi Agama dan Negara dalam Kuliah Umum di UMY

Selasa, 29 September 2026 - 08:19 WIB

Fatayat NU Sleman Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Selasa, 29 September 2026 - 08:12 WIB

GPM Sleman Dukung Dinsos Salurkan Bantuan Kursi Roda bagi Warga Prambanan

Senin, 28 September 2026 - 15:55 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah HUT ke-81 TNI

Berita Terbaru

Kuliah umum UMY bersama Prof. Mahfud MD

Yogyakarta

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:57 WIB