Generasi Muda Diajak Kenal Lebih Dekat Fungsi Parlemen melalui Parlemen Pelajar 2026

JABAROKENEWS.COM, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota Yogyakarta bersama DPRD Kota Yogyakarta dan Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) akan menggelar Parlemen Pelajar 2026 pada Selasa, (18/8/26). Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Yogyakarta tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran demokrasi bagi pelajar sekaligus simulasi tata kerja parlemen.

Mengusung tema “Dari Ruang Kelas ke Ruang Sidang: Replikasi Wakil Rakyat Muda”, Parlemen Pelajar 2026 akan diikuti 40 pelajar terpilih yang merupakan delegasi dari Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) SMA/SMK Kota Yogyakarta dan Forum Anak Kota Yogyakarta (FAKTA).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai tiga fungsi utama parlemen, yakni legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan (oversight). Selain itu, kegiatan diharapkan dapat memperkuat literasi demokrasi dan politik pemilih pemula sehingga generasi muda semakin memahami praktik kehidupan demokrasi secara substantif.

Komite Independen Sadar Pemilu (KISP) turut dilibatkan dalam pelaksanaan Parlemen Pelajar untuk memberikan pembekalan sekaligus memfasilitasi simulasi persidangan. Hal tersebut disampaikan Ahsan Taqwim Al Akid selaku perwakilan KISP dalam jumpa pers mengenai Olimpiade Demokrasi di Ruang Rapat Lantai 1 Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Rabu (12/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan materi mengenai mekanisme sidang paripurna dan sidang komisi parlemen pelajar. Empat narasumber dari KISP akan memfasilitasi tata tertib persidangan, simulasi kerja komisi, hingga proses perumusan dokumen resolusi.

Sementara itu, Komisi A DPRD Kota Yogyakarta akan memberikan materi bertajuk “Peningkatan Peran Pelajar dalam Legislasi di Kota Yogyakarta”. Materi tersebut akan membahas fungsi dan mekanisme kerja parlemen serta posisi pelajar sebagai bagian dari masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan memberikan masukan terhadap penyusunan kebijakan publik.

Selain memperkuat literasi demokrasi, Parlemen Pelajar 2026 menjadi wadah untuk mengonsolidasikan aspirasi pelajar mengenai berbagai isu strategis, baik di tingkat lokal, nasional maupun global. Gagasan yang muncul dari para peserta diharapkan dapat menjadi masukan dalam perancangan kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan motivasi kepemimpinan di kalangan generasi muda. Melalui pengalaman mengikuti simulasi persidangan dan proses pengambilan keputusan, pelajar diharapkan memiliki pengalaman awal mengenai tanggung jawab sebagai wakil rakyat serta nilai-nilai integritas dalam kepemimpinan.

Parlemen Pelajar 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan rangkaian kegiatan memanfaatkan Ruang Paripurna dan Ruang Rapat Parlemen DPRD Kota Yogyakarta.

Melalui kegiatan tersebut, pelajar tidak hanya ditempatkan sebagai peserta pembelajaran demokrasi, tetapi juga sebagai “wakil rakyat muda” yang berlatih menyampaikan aspirasi, berdiskusi, merumuskan gagasan, serta mengambil keputusan melalui mekanisme persidangan yang menyerupai praktik parlemen profesional. (Aga)