Kinerja Meningkat, Pemkab Sleman Diminta Perkuat Penyajian Data

‎‎‎JABAROKENEWS.COM, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), asistensi, dan pembinaan bersama Kementerian Dalam Negeri dengan menghadirkan Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri, Dr. Deddy Winarwan.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sembada Setda Kabupaten Sleman, Jumat (27/3/2026).

Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama jajaran pimpinan OPD terkait.

Agenda ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam penyajian dan pengelolaan data yang akurat serta sesuai regulasi pemerintah pusat.

Dalam paparannya, Deddy Winarwan memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja Pemkab Sleman di berbagai sektor.

Namun demikian, ia menegaskan pentingnya kualitas penyajian data agar selaras dengan peningkatan capaian tersebut.

“Jika melihat data, Sleman nilai-nilainya cenderung naik terus, semakin meningkat, tapi juga harus diikuti dengan penyajian data yang baik pula, agar nilainya bisa optimal,” ujarnya.

Menurutnya, validitas dan konsistensi data menjadi kunci utama dalam mendukung evaluasi dan pengambilan kebijakan pemerintah.

“Data yang baik akan memperkuat posisi daerah dalam berbagai penilaian, sekaligus menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pembaruan data secara berkala.

Ia menilai kesiapan data menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai kebutuhan administrasi maupun evaluasi dari pemerintah pusat.

“Kami akan terus meng-update data secara rutin agar sewaktu-waktu dibutuhkan sudah siap dan sesuai standar,” ujarnya.

Selain itu, Danang juga menekankan perlunya kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pengelolaan data.

Ia menyebut, capaian makro pembangunan Sleman menunjukkan tren positif, mulai dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia, usia harapan hidup, hingga menurunnya angka kemiskinan dan prevalensi stunting.

“PDRB per kapita juga meningkat, ini menunjukkan arah pembangunan Sleman sudah berada di jalur yang tepat,” tandasnya. (Andriyani)