Kolaborasi UWM dan AEG Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa hingga Program Gelar Ganda
JABAROKENEWS.COM, Jogja – Kolaborasi internasional kembali menjadi sorotan setelah pertemuan antara Universitas Widya Mataram Yogyakarta dan Adelaide Education Group di Adelaide.
Dalam agenda yang berlangsung di Rundle Mall itu, GKR Mangkubumi menegaskan pentingnya jejaring global bagi penguatan kualitas pendidikan.
“Kolaborasi perguruan tinggi adalah kunci memperluas wawasan akademik sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa gedung baru kampus di Yogyakarta harus dimanfaatkan optimal melalui kerja sama luar negeri.
Presiden AEG, Don Chen, menyambut positif komitmen tersebut dan menekankan pentingnya percepatan implementasi kerja sama.
“Kita tidak boleh berhenti pada dokumen. Kita harus bergerak cepat membuat task force, menyusun kerangka kerja, dan menjalankan action plan nyata,” ujarnya.
Chen bahkan menegaskan rencana jangka pendek berupa pendirian Language Center di Yogyakarta sebagai bentuk implementasi konkret kerja sama bilateral pendidikan tersebut.
Sementara itu, Rektor UWM, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, menilai penandatanganan MoU membuka banyak peluang strategis.
“Kerja sama ini memungkinkan pertukaran mahasiswa dan dosen, program gelar ganda, hingga pelatihan bersertifikat internasional. Bahkan dampaknya bisa dirasakan masyarakat luas, tidak hanya civitas akademika,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa internasionalisasi kampus harus memberikan manfaat sosial yang lebih luas, bukan sekadar simbol kerja sama global.
Menutup pertemuan, Prof. Edy mengundang langsung tim AEG untuk berkunjung ke kampus UWM guna melihat kesiapan fasilitas dan lingkungan akademik.
“Setelah itu kita susun langkah serius, detail, dan siap dioperasionalkan bersama,” katanya.
Kolaborasi ini dinilai bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum strategis membangun ekosistem pendidikan internasional yang berdampak nyata bagi masa depan generasi muda Indonesia.
(waw)

