Lampung Siap Jadi Model Integrasi Koperasi dan Komoditas Unggulan Daerah

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam rapat bersama jajaran Pengurus Pusat Dekopin dan Inkud di Ballroom Arte Hotel, Bandarlampung

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam rapat bersama jajaran Pengurus Pusat Dekopin dan Inkud di Ballroom Arte Hotel, Bandarlampung

JABAROKENEWS.COM, BandarLampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjalin kerja sama strategis bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) dalam rangka mendorong penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan di Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikan Gubernur Mirza dalam rapat bersama jajaran Pengurus Pusat Dekopin dan Inkud di Ballroom Arte Hotel, Bandarlampung, Jum’at (20/06/2025), malam.

Gubernur Mirza menyatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki posisi strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Ia menambahkan, hampir setiap kabupaten di Lampung memiliki setidaknya empat komoditas unggulan yang potensial untuk dikembangkan secara terintegrasi.

Gubernur Mirza menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pertanian berbasis desa, termasuk program pengadaan alat pengering (dryer), pembangunan silo jagung, serta pengolahan hasil pasca-panen.
“Kami ingin mendorong nilai tambah komoditas dihasilkan langsung di desa, agar petani mendapat manfaat yang optimal,” ungkapnya. Ia juga menyebut bahwa pengembangan ekosistem produksi dan distribusi harus berbasis koperasi agar manfaat ekonomi terserap langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Gubernur Mirza berharap sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan sektor swasta dapat mempercepat pembangunan ekonomi produktif yang berkelanjutan. “Dengan kerja sama dan dukungan semua pihak, kita optimis Lampung dapat menjadi contoh sukses integrasi pertanian, koperasi, dan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar nya.

“Sekali lagi, untuk Dekopin dan Inkud, kami di Provinsi Lampung sangat terbuka dan berharap terjalin kolaborasi yang baik dan konkret,” ujar Mirza.

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan harus dibangun secara adil dan dirasakan bersama. Menurutnya, koperasi merupakan salah satu alat terbaik untuk mewujudkan ekonomi yang inklusif dan gotong royong.

“Ini sudah terbukti, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain. Tinggal bagaimana good will-nya, bagaimana semangatnya. Kalau niatnya baik dan dilakukan bersama-sama, saya rasa tidak sulit untuk diwujudkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dekopin Priskhianto menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam penguatan empat sektor utama di Provinsi Lampung, yakni pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan.

Dia melihat potensi besar Lampung dengan keberagaman komoditas unggulan di tiap kabupaten, serta mendukung gagasan hilirisasi melalui pengadaan dryer dan penguatan koperasi desa. Saat ini Dekopin tengah menjajaki kerja sama dengan pelaku usaha serta mempersiapkan skema non-APBN untuk penyediaan alat pertanian dan teknologi pengolahan hasil perikanan berbasis digital. Dalam waktu dekat, Dekopin akan menyusun proposal kolaboratif bersama pemerintah Provinsi berdasarkan data kebutuhan ril di lapangan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Sya)

Sumber: Adpim 

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Turun Aktivitas, Status Diturunkan ke Level II Waspada
Utamakan Masyarakat, Pemprov Lampung Transformasi Layanan Samsat Lebih Cepat dan Ramah
Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan
Sukseskan PSN 3 Juta Rumah, Pemprov Lampung Fokus Sediakan Hunian bagi MBR
Pemprov Lampung Akselerasi Program Perumahan Rakyat untuk MBR
Pemprov Lampung Bidik Pasar Ekspor melalui Pengembangan Potensi Desa
Pemprov Lampung Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi melalui Rakor Bersama Kemendagri
Pemprov Lampung Percepat Pembangunan Berbasis Desa lewat Program Desaku Maju

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:28 WIB

Gunung Anak Krakatau Turun Aktivitas, Status Diturunkan ke Level II Waspada

Selasa, 22 September 2026 - 13:57 WIB

Utamakan Masyarakat, Pemprov Lampung Transformasi Layanan Samsat Lebih Cepat dan Ramah

Senin, 21 September 2026 - 13:58 WIB

Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan

Senin, 21 September 2026 - 13:10 WIB

Sukseskan PSN 3 Juta Rumah, Pemprov Lampung Fokus Sediakan Hunian bagi MBR

Senin, 21 September 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Lampung Akselerasi Program Perumahan Rakyat untuk MBR

Berita Terbaru